FILM The Woman King dari Sony berhasil memuncaki box office AS, dengan debutnya yang menghasilkan USD 18 juta (Rp 269 miliar) dari 3.765 lokasi, selama akhir pekan 16-18 September 2022. Film ini juga mendapat manfaat dari penayangannya beberapa auditorium format premium, seperti Imax, yang memberikan dorongan tambahan untuk pendapatan film ini.
Mengutip Variety, Minggu (18/9), meskipun angka tersebut bukan angka yang cukup memuaskan sebagai pembukaan, itu adalah awal yang cukup baik untuk film aksi yang membawa anggaran produksi USD 50 juta (Rp 749 miliar). Terlebih lagi, itu lebih dari cukup untuk The Woman King untuk menduduki puncak tangga urutan box office dengan beberapa perilisan film lainnya.
Baca juga:
The Woman King dibintangi dan diproduksi oleh Viola Davis, dengan sutradara Gina Prince-Bythewood. Film ini menceritakan kisah nyata seorang jenderal yang kuat (Davis) dari Agojie, militer wanita yang berjuang untuk melindungi Dahomey, sebuah kerajaan Afrika Barat. Bersama dengan Davis, film tersebut dibintangi oleh John Boyega, Lashana Lynch, Sucho Mbedu dan Sheila Atim.
Mendarat di peringkat kedua box office, Barbarian dari 20th Century Studios memperoleh USD 1,96 juta (Rp 29 miliar), turun 49% dari hari perilisannya minggu lalu. Itu adalah pendapatan yang cukup mengesankan, terutama untuk film yang memiliki nilai 'C+'.
Urutan ketiga ditempati oleh Pearl, film dari A24 yang juga baru dirilis di akhir periode yang sama. Film ini adalah sebuah prekuel horor yang disutradarai Ti West untuk filmnya yang berjudul X yang dirilis awal 2022. Pearl berhasil mendapatkan USD 3,3 juta (Rp 49 miliar) dari 2.935 lokasi.
Baca juga:
Mufasa: The Lion King Kisahkan Perjalanan Ayah Simba dan Scar
Sementara, film See How They Run dari Searchlight Pictures berada di posisi keempat di tangga urutan Box Office. Film itu berhasil mengumpulkan USD 1,08 (Rp 16 miliar) juta dari 2.404 lokasi, dalam perjalanannya untuk mendekati angka perkiraan USD 2,7 juta (Rp 40,4 miliar).
Itu bukanlah angka yang bagus atau sukses, tetapi patut dipuji bahwa film tersebut menemukan 'jalannya' selama penayangan di bioskop. Karena akhir-akhir ini perusahaan induknya, Disney, biasa mengirim produksi Searchlight ke platform Hulu.
Tempat kelima chart box office menjadi persaingan yang ketat, Bullet Train dari Sony masih menjadi favorit untuk saat ini, dengan USD 2,6 juta (Rp 38,9 miliar) pada akhir pekan ketujuh penayangannya itu. Total pendapatan domestik dari film aksi yang dibintangi Brad Pitt itu akan mencapai USD 96 juta (Rp 1,43 triliun), perlahan tapi pasti merangkak ke angka USD 100 juta (Rp 1,49 trilun). (kna)
Baca juga: