Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Debut sebagai Movie Maker, Sia Diprotes

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 November 2020
Debut sebagai Movie Maker, Sia Diprotes

Sia debut sebagai pembuat film. (foto: latimes.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK mau berhenti hanya jadi penyanyi, Sia mencoba dunia film. Namun, debutnya sebagai sutradara menemui jalan terjal. Film bikinannya menuai protes. Penyanyi pop itu pun langsung menanggapi reaksi terhadap film perdananya yang dikritik karena memilih aktor nondisabilitas untuk memerankan karakter autis.

Musisi Australia yang terkenal dengan hits Chandelier dan Elastic Heart ini mengumumkan tanggal rilis film berjudul Music dalam sebuah unggahan Twitter, pekan lalu. Sia menjadi penulis skenario dan sutradara film tersebut.

BACA JUGA:

"Berita yang kamu tunggu-tunggu!" ujarnya bersama dengan cuplikan film yang akan dirilis pada awal 2021 itu, seperti diberitakan CNN, Sabtu (21/11).

Pemeran Music yakni Kate Hudson, Leslie Odom Jr dan bintang Dance Moms yang berusia 18 tahun, Maddie Ziegler. Ziegler sudah sering bekerja sama dengan Sia di beberapa video musik.

Ziegler, seorang aktor nondisabilitas, memerankan seorang remaja penyandang autisme yang menyampaikan perasaannya kepada dunia luar melalui teknologi tablet. Karakter tersebut, menurut Sia, didasarkan pada teman artis yang neuroatypical dan merasa stres karena menjadi nonverbal.

Beberapa penggemar dan aktivis di komunitas autis menganggap pemilihan pemeran tersebut itu menyinggung dan menyesatkan. Banyak yang mempertanyakan pemilihan Ziegler. Seharusnya yang berperan dalam film tersebut aktor dengan autisme sehingga dapat menceritakan kisah mereka sendiri.

"Sia melakukan kesalahan yang satu ini. Ada begitu banyak aktor autis berbakat di luar sana," tulis National Autistic Society dalam sebuah posting Twitter.

Dalam serangkaian tweet dan balasan, Sia membela keputusannya untuk memasukkan Ziegler dalam peran tersebut. Dia mengatakan, penggunaan aktor non-disabilitas berdasarkan belas kasih. Dia menambahkan, karakter itu tidak pernah disebut sebagai disabilitas, melainkan seseorang dengan "kemampuan khusus".

"Saya benar-benar mencoba bekerja dengan seorang gadis muda yang cantik non verbal pada spektrum dan dia merasa itu tidak menyenangkan dan membuat stres. Jadi itulah mengapa saya memilih Maddie," dia menjelaskan dalam sebuah unggahan.

Sia juga menulis bahwa dia menghabiskan tiga tahun meneliti untuk film tersebut, yang dia gambarkan sebagai "surat cinta untuk caregiver dan komunitas autisme."

Kontroversi tersebut memicu penggunaan tagar #NothingAboutUsWithoutUs dan #ActuallyAutistic di media sosial dan melanjutkan perbincangan tentang penggambaran disabilitas di media tanpa menyertakan representasi dan suara orang-orang yang benar-benar mengalami kehidupan sebagai penyandang disabilitas. (Aru)

#Musik #Sia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Bagikan