Grammy

Dawes, John Legend, dan Sheryl Crow Buka Grammy 2025 dengan Penghargaan dan Cinta untuk Los Angeles, Trevor Noah Ajak Penonton untuk Berdonasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 03 Februari 2025
Dawes, John Legend, dan Sheryl Crow Buka Grammy 2025 dengan Penghargaan dan Cinta untuk Los Angeles, Trevor Noah Ajak Penonton untuk Berdonasi

Grammy Awards 2025 dibuka dengan pernyataan cinta untuk Los Angeles.(foto: Instagram @recordingacademy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GRAMMY Awards 2025 dimulai pada Minggu (2/2) malam waktu AS dengan sebuah penghormatan penuh cinta untuk Los Angeles, kota yang baru saja dilanda serangkaian kebakaran hutan mematikan bulan lalu. Band indie Dawes, yang dua personelnya, saudara Taylor dan Griffin Goldsmith, kehilangan rumah mereka dalam kebakaran Eaton, bergabung dengan John Legend, Sheryl Crow, Brad Paisley, Brittany Howard, dan St Vincent untuk membuka acara dengan penampilan enerjik.

Kolaborasi itu menampilkan lagu klasik Randy Newman I Love LA yang dirilis pada 1983. Lagu ini sudah menjadi simbol kebanggaan bagi para penggemar Los Angeles Dodgers, yang sering mendengarnya diputar setelah tim mereka menang di kandang.

Sejumlah kebakaran hutan melanda wilayah LA, bulan lalu, menghanguskan puluhan ribu bangunan dan ribuan hektare lahan, serta menewaskan lebih dari 26 orang. Kebakaran Palisades di sisi barat LA dan kebakaran Eaton di sisi timur dianggap sebagai yang paling merusak dalam sejarah kota ini.

Oleh karena itu, ajang terbesar dalam dunia musik Minggu (2/2) malam itu memberi penghormatan kepada semangat tak kenal menyerah dari mereka yang selamat dari bencana kebakaran hutan yang melanda wilayah Los Angeles. “Beberapa minggu yang lalu, kami bahkan tidak yakin apakah acara ini bisa digelar,” ujar pembawa acara Grammy 2025 Trevor Noah dalam monolog pembukanya.

Baca juga:

Awal Manis, Beyonce Sabet Grammy Country Pertama



“Kalian tidak perlu saya beri tahu, tetapi kota ini baru saja melalui salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah Amerika,” imbuhnya.

Noah lalu melanjuutkan dengan menyampaikan komentar tentang tragedi tersebut. “Puluhan ribu orang kehilangan rumah mereka. Seluruh kawasan hilang. Sekolah-sekolah, bisnis lokal, dan komunitas-komunitas telah hancur terbakar. Syukurlah, berkat upaya heroik para pemadam kebakaran, api akhirnya dipadamkan,” kata Noah.

Ia mengakui, meski ada banyak kehancuran, semangat Kota Los Angeles ini tetap muncul. “Tetangga yang sebelumnya tidak saling mengenal kini saling membantu. Pusat-pusat komunitas penuh dengan donasi. Keluarga-keluarga menyambut orang asing ke rumah mereka, memberikan tempat tidur bagi mereka yang membutuhkan. Kita sering mendengar bahwa di masa-masa tergelap, sisi terbaik dari umat manusia akan terlihat,” katanya.

Sebagai penutupan, Noah mengungkapkan bahwa malam itu tidak hanya akan merayakan musik, tetapi juga merayakan kemanusiaan dan semangat bertahan hidup.

Saat akan memperkenalkan penampilan Billie Eilish dan Finneas O'Connell asal Los Angeles, Noah mengajak para penonton dan semua yang hadir di ruangan untuk berdonasi sambil merayakan musik.

"Sepanjang malam, kita juga akan mengumpulkan dana untuk MusiCares Fire Relief, yang mendukung pekerjaan luar biasa dari MusiCares dan tiga badan amal fantastis lainnya," kata Noah.

Tiga badan amal lainnya yakni Direct Relief, California Community Foundation, dan Pasadena Community Foundation.

"Kami meminta semua orang di sini untuk memberikan sebanyak mungkin dan semurah hati mungkin," tambah Noah.(dwi)

Baca juga:

Andre 3000 Batal Hadir di Grammy 2025, Mungkinkan Takut karena Sama-Sama Masuk Nominasi Album of the Year Bareng Beyonce?

#Grammy Award #Grammy Awards #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Bagikan