MerahPutih.com - Darius Sinathrya kembali membintangi series original iQIYI, Dalam Suka dan Dusta. Kali ini, ia hadir dengan karakter yang sangat berbeda dari peran-peran yang pernah dimainkannya.
Dalam series tersebut, Darius bertransformasi menjadi seorang suami dengan sisi gelap yang jauh dari sosok green flag. Ia memerankan Duta, suami Citra yang diperankan Acha Septriasa.
Dari dua episode pertama yang telah diperkenalkan, Duta digambarkan sebagai sosok yang kerap memainkan emosi istrinya melalui gaslighting, manipulasi, hingga guilt-tripping.
Karakter tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Darius karena memiliki kepribadian yang sangat berbeda dari dirinya.
Baca juga:
'Tante Sonya' Tayang di WeTV, Kisah Cinta Lama Maxime Bouttier dan Raihaanun Kembali Terungkap
Darius Justru Menikmati Peran Duta
Saat menghadiri screening dua episode pertama Dalam Suka dan Dusta, Darius mengaku menikmati proses memerankan Duta.
Menurutnya, karakter tersebut memberikan tantangan baru karena ia harus memainkan sosok yang tindakannya bahkan membuat dirinya sendiri merasa gemas.
Saya suka banget sama karakter Duta. Dia tuh brengsek. Bahkan kadang sebagai Darius saya ingin bilang, ‘Duta, jangan begitu lah, Bro.’ Tapi justru itu yang menantang.
Darius Sinathrya.
Untuk memahami karakter Duta, Darius tidak hanya mengandalkan naskah. Sejak hari pertama syuting, ia bersama Acha Septriasa berusaha membedah karakter masing-masing, termasuk latar belakang dan perjalanan hidup Duta serta Citra.
Proses tersebut dilakukan untuk memahami alasan di balik setiap keputusan yang diambil kedua karakter.
Dengan cara itu, Darius dan Acha dapat memahami bagaimana Duta dan Citra terbentuk hingga akhirnya berada dalam situasi hubungan yang mereka jalani.
Acha Septriasa Jadi Pasangan Darius
Dalam Dalam Suka dan Dusta, Darius banyak berbagi layar dengan Acha Septriasa yang berperan sebagai Citra. Keduanya menjadi pasangan suami istri yang menjadi pusat konflik cerita.
Hubungan Duta dan Citra pada awalnya mungkin terlihat seperti rumah tangga biasa. Namun, dua episode pertama justru memperlihatkan bagaimana Duta perlahan memainkan emosi Citra hingga membuatnya mempertanyakan diri sendiri dan merasa bersalah atas berbagai persoalan dalam hubungan mereka.
Konflik tersebut menjadi pintu masuk menuju persoalan yang lebih besar.
Cerita tidak hanya berhenti pada dinamika rumah tangga Duta dan Citra, tetapi berkembang melalui berbagai keputusan dan hubungan antarkarakter.
Baca juga:
“Berawal dari Padel, Lanjut ke Hotel”, Teaser Series 'Main Belakang' Bikin Penasaran
Angkat Tema Open Marriage
iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta juga membawa tema open marriage, isu yang masih relatif jarang diangkat dalam drama Indonesia.
Head of Original Content Indonesia iQIYI, Ikhsan Sasmita, mengatakan tema tersebut dipilih karena memiliki kaitan dengan dinamika hubungan di masyarakat modern, meski masih menjadi topik yang cenderung tabu untuk dibicarakan.
Konsep open marriage adalah hal yang tabu dan cenderung dihindari dalam percakapan, meskipun fenomena ini menjadi bagian dari dinamika hubungan di masyarakat modern. Di sisi lain, kami melihat besarnya ketertarikan masyarakat terhadap seluk-beluk kehidupan selebritas,
Head of Original Content Indonesia iQIYI, Ikhsan Sasmita.
Menurutnya, Dalam Suka dan Dusta memadukan kedua fenomena sosial tersebut menjadi sebuah cerita yang kuat, relevan, dan penuh intrik.
Selain persoalan rumah tangga, cerita akan berkembang menuju sebuah peristiwa besar yang dapat mengubah cara penonton melihat para karakter.
Tema tersebut menjadi salah satu bagian yang membuat Dalam Suka dan Dusta tidak sekadar menghadirkan drama percintaan, tetapi juga menyimpan konflik dan rahasia di balik hubungan para tokohnya. (Tka)