Dari Rekaman di Lemari hingga Panggung Senayan: Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Dari Rekaman di Lemari hingga Panggung Senayan: Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya

Reality Club siapkan konser spesial. (foto: dok/reality club)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekitar satu dekade lalu, empat anak muda yang tidak memiliki koneksi di industri musik maupun latar belakang pendidikan musik formal mulai merekam lagu secara sederhana di kamar dan bahkan di dalam lemari pakaian.

Mereka adalah Fathia Izzati (vokal, kibor), Faiz Novascotia Saripudin (vokal, gitar), Nugi Wicaksono (bass), dan Era Patigo (drum). Dengan peralatan seadanya dan tanpa peta yang jelas tentang dunia industri musik, mereka hanya berbekal satu hal: keyakinan untuk terus berkarya.

Dari proses sederhana tersebut lahirlah Reality Club, band yang kini berkembang menjadi salah satu nama penting dalam lanskap musik alternatif Indonesia.

Sepuluh tahun berlalu, perjalanan yang dimulai dari kamar kecil itu kini mencapai tonggak baru. Untuk merayakan satu dekade karier mereka, Reality Club akan menggelar konser spesial bertajuk “(10) Years of Reality Club – Live in Jakarta.”

Baca juga:

Makna Lagu 'You’ll Find Lovers Like You and Me' dari Reality Club, Ternyata Ungkap Kisah Cinta dan Perpisahan

Konser ini dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2026 di Basketball Hall Senayan, Jakarta. Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi panggung musik, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan panjang band ini bersama para pendengarnya.

Fathia Izzati mengungkapkan bahwa perjalanan selama sepuluh tahun terasa seperti sebuah keajaiban bagi mereka.

Menurutnya, sejak awal Reality Club tidak memiliki bekal jaringan industri ataupun pendidikan musik formal.

“Di balik Reality Club tidak ada anggota yang menempuh pendidikan musik secara formal ataupun memiliki jaringan industri sejak awal. Kami memulai semuanya dari nol.”

Bagi Fathia, perjalanan tersebut membuat pencapaian yang diraih hari ini terasa semakin berarti.

Dalam konser nanti, Reality Club berencana membawakan berbagai lagu dari seluruh fase perjalanan karier mereka. Mulai dari karya-karya awal yang mengawali perjalanan band hingga rilisan terbaru yang memperlihatkan perkembangan musikal mereka.

Beberapa lagu yang jarang dimainkan dalam format festival juga dipastikan akan masuk dalam daftar penampilan malam itu.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah

Selama satu dekade berkarya, Reality Club telah mencatat berbagai pencapaian penting. Band ini pernah menjalani tur di Amerika Serikat dan sejumlah negara di Asia, sekaligus memperluas jangkauan pendengar mereka ke panggung internasional.

Tak hanya itu, mereka juga meraih penghargaan dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) untuk kategori Album Alternatif Terbaik serta Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik, sembari tetap konsisten merilis karya baru.

Bagi drummer Era Patigo, perayaan sepuluh tahun ini menjadi momen penting bagi band untuk melihat kembali perjalanan panjang yang telah mereka lalui.

Menurutnya, konser tersebut menjadi kesempatan bagi Reality Club untuk sejenak menoleh ke belakang dan menyadari sejauh mana perjalanan yang telah ditempuh bersama para penggemar selama satu dekade terakhir. (Far)

#Reality Club #Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
ShowBiz
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
Menelusuri perjalanan musik Guruh Soekarnoputra, dari menciptakan lagu sejak usia 15 tahun, Gipsy, hingga eksplorasi musik dan tradisi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
ShowBiz
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Ia datang membawa kembali kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Bagikan