Imlek

Dari Belanja sampai Peluang Bisnis, 4 Hal Asyik Jelang Imlek

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 29 Januari 2019
Dari Belanja sampai Peluang Bisnis, 4 Hal Asyik Jelang Imlek

Percaya deh, banyak hal asyik jelang Imlek. (foto: pixabay/publicdomainpictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NUANSA Imlek sudah mulai terasa. Warna-warni emas dan merah yang cerah tampak menghiasi sudut kota.

Bagi warga Tionghoa, tahun baru Imlek sangat berarti. Enggak hanya bagi warga Tionghoa, yang non-Tionghoa juga bisa ikut bersuka cita dalam nuansa Imlek. Bahkan ada lo hal-hal seru yang ada jelang Imlek. Apa saja?

1. Banyak diskon

diskon imlek
Jelang Imlek, banyak diskon dan penawaran khusus. (foto: pixabay/skitterphoto)

Yang ini pasti disukai banyak orang. Seperti hari besar lainnya, menjelang Imlek, kamu akan mudah menemukan berbagai barang yang memberikan diskon spesial. Mulai dari pakaian, sepatu, peralatan rumah tangga, hingga pernak-pernik.

Tak jarang, kamu juga akan menemukan promo menarik, seperti buy one get one. Jadi, ini bisa jadi saatnya kamu berbelanja.

2. Bisnis yang bisa dicoba

bisnis imlek
Coba deh bikin bisnis jelang Imlek. (foto: pixabay/nattanan23)

Punya jiwa wirausaha? Uji peruntungan kamu jelang Imlek saja. Kamu bisa menjual berbagai kebutuhan bertemakan tahun baru Imlek, seperti kue kering, pernak-pernik Imlek, hingga pakaian yang sedang tren.

Selain menambah pundi uang untuk kamu, bisnin ini juga bisa untuk mengasah kemampuan kamu.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan