Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Danilla Perkenalkan Album ‘Candramawa’ Lewat Sesi Dengar yang Intim dan Sunyi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Danilla Perkenalkan Album ‘Candramawa’ Lewat Sesi Dengar yang Intim dan Sunyi

Album terbaru Danilla rilis pada 5 Juni 2026. (foto: dok/tim danilla)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Minggu siang, 17 Mei 2026, suasana di Warung Fotkop dan Third Eye Space Studio terasa berbeda dari biasanya.

Tidak ada hiruk-pikuk konser, tidak ada panggung besar dengan sorot lampu menyilaukan. Yang hadir justru kesunyian kecil yang terasa hangat dan personal.

Lewat sesi eksklusif bertajuk Sebuah 'Pengantar Candramawa', Danilla memperkenalkan album terbarunya, Candramawa, sebelum resmi dirilis ke publik.

Sesi dengar itu dibuat terbatas hanya untuk 160 peserta dan dibagi ke dalam delapan sesi berbeda, masing-masing berdurasi sekitar 30 menit.

Namun, yang membuat pengalaman tersebut terasa istimewa bukan hanya soal jumlah kursi yang dibatasi, melainkan cara Danilla membangun ruang untuk benar-benar mendengarkan musik.

Para peserta duduk dalam ruangan tenang sambil mengenakan headphone dan mendengarkan delapan lagu penuh dari album Candramawa.

Tidak ada tepuk tangan di tengah lagu. Tidak ada distraksi. Hanya musik, visual, aroma, dan suasana yang perlahan memenuhi ruangan.

Baca juga:

Danilla Merangkul Luka Relasi dalam Single 'Lembar Biru'

Musik, Visual, dan Aroma Menjadi Satu Pengalaman

Selama sesi berlangsung, peserta ditemani video mapping bernuansa monotone yang bergerak perlahan di dinding ruangan.

Aroma khusus dari usual parfums turut memenuhi udara, sementara selimut hangat dari IKEA Indonesia diberikan kepada setiap peserta untuk digunakan selama sesi dan boleh dibawa pulang setelahnya.

Seluruh elemen tersebut terasa dirancang untuk membuat pendengar tenggelam dalam dunia yang ingin dibangun Danilla lewat album barunya.

Pemilihan Warung Fotkop juga bukan tanpa alasan. Tempat itu dipilih karena karakter ruangannya yang compact dan intimate, sejalan dengan musik Danilla yang selama ini dikenal tenang, personal, dan reflektif.

Baca juga:

Haddad Alwi dan Danilla Rilis 'Pengakuanku', Lagu Religi tentang Dialog Diri dan Penyesalan

Makna Personal di Balik Nama ‘Candramawa’

Nama Candramawa sendiri memiliki makna yang sangat personal bagi Danilla. Kata tersebut berasal dari bahasa Sanskerta, gabungan dari candra yang berarti bulan dan māva yang berarti memancarkan cahaya.

Menurut Danilla, nama itu terasa mampu mewakili proses batin yang ia alami selama menciptakan album tersebut.

Setiap manusia memiliki beberapa sisi dalam dirinya, sisi yang murni dan sisi yang terbentuk oleh berbagai variabel kehidupan. Dalam diri saya, kedua sisi itu terus saling menopang hingga tiba di titik lelah dan gelisah. Dari sana, saya sampai pada fase keberserahan, bukan menyerah, tapi legowo. Dan entah mengapa, semua itu terasa terwakili oleh kata ‘Candramawa’,

Danilla.

Diproduseri bersama Lafa Pratomo, Danilla, dan Otta Tarega, album ini juga menghadirkan sejumlah musisi tamu seperti Bilal Indrajaya dan hara.

Seluruh proses rekaman dilakukan di Bantul pada 2024, menghadirkan nuansa tenang dan reflektif yang terasa kuat di sepanjang album.

Selama sesi dengar berlangsung, suasana ruangan nyaris hening. Beberapa peserta terlihat memejamkan mata sejak lagu pertama diputar, sementara yang lain hanya diam menikmati visual dan atmosfer yang dibangun perlahan.

Baca juga:

Danilla Hadirkan 'Pertunjukan Terakhir' dengan Emosi yang Lembut dan Mendalam

Album Candramawa dijadwalkan resmi tersedia di seluruh platform digital pada 5 Juni 2026 melalui Laguland.

Namun sebelum dirilis luas, Danilla memilih memperkenalkannya lewat cara yang tenang dan personal, seperti seseorang yang perlahan membuka isi pikirannya kepada orang-orang terdekat.

Dan mungkin, memang begitulah Candramawa seharusnya pertama kali didengarkan: dalam ruang kecil, dengan cahaya redup, kepala yang perlahan sunyi, dan hati yang siap menerima segala rasa yang datang bersamanya. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Danilla
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik 'Crazy Games', Salah Satu Karya Ikonis Mary J Blige dari Era 'No More Drama'
Lagu ini menjadi bagian dari album studio 'No More Drama' yang dirilis pada 2001.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Lirik 'Crazy Games', Salah Satu Karya Ikonis Mary J Blige dari Era 'No More Drama'
ShowBiz
Viral di FYP TikTok, Lagu 'Astaga Bercanda' Akbar Chaly & Mingse Jadi Sound Dance Favorit
Lagu 'Astaga Bercanda' milik Akbar Chaly jadi tren di TikTok. Audio ini ramai digunakan dalam berbagai konten dance dan semakin sering muncul di halaman FYP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Viral di FYP TikTok, Lagu 'Astaga Bercanda' Akbar Chaly & Mingse Jadi Sound Dance Favorit
ShowBiz
Ministry Of Akhirnya Rilis EP 'Fase', Babak Baru Dimulai dengan Lagu Berbahasa Indonesia
Ministry Of membuka babak baru lewat EP Fase. Untuk pertama kalinya, seluruh lagu ditulis dalam bahasa Indonesia dan mengangkat kisah tentang kehilangan hingga proses bertumbuh.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Ministry Of Akhirnya Rilis EP 'Fase', Babak Baru Dimulai dengan Lagu Berbahasa Indonesia
ShowBiz
Audi Kirana Rilis Album Debut 'Teenagerism', Potret Jujur Dinamika Masa Remaja
Audi Kirana resmi merilis album debut Teenagerism yang berisi delapan lagu tentang emosi, pencarian jati diri, dan proses bertumbuh. Lagu 'Stay' jadi lead single.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Audi Kirana Rilis Album Debut 'Teenagerism', Potret Jujur Dinamika Masa Remaja
ShowBiz
Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo
Ratihara resmi memperkenalkan diri lewat single debut 'Mau Goyang (Sawer Dulu)'. Padukan musik elektronik, Indo Bounce, dan koplo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo
ShowBiz
'Never Let Go' dari LNGSHOT, Refleksi tentang Rasa Cemas, Harapan, dan Keinginan untuk Bertahan
Lagu ini menggambarkan ketakutan akan perpisahan, rasa cemas yang terus menghantui, serta harapan agar ikatan yang telah dibangun tidak benar-benar berakhir.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
'Never Let Go' dari LNGSHOT, Refleksi tentang Rasa Cemas, Harapan, dan Keinginan untuk Bertahan
ShowBiz
Makna Lirik 'Nirmala', saat Ketulusan Membantu Menyembuhkan Luka Masa Lalu
'Nirmala' mengangkat cerita tentang seorang perempuan yang harus menghadapi luka mendalam akibat pengalaman cinta di masa lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Makna Lirik 'Nirmala', saat Ketulusan Membantu Menyembuhkan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
Dari sisi lirik, Drown menggambarkan pergulatan batin seseorang yang merasa terimpit oleh tekanan, rasa putus asa, dan beratnya ekspektasi dalam menjalani kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
ShowBiz
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
Melalui liriknya, 'Ginarise Gusti' menghadirkan kisah yang sarat emosi tentang duka akibat kehilangan sosok yang begitu dicintai.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
ShowBiz
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
Steve Lacy merilis single 'is it cool? (feat. SZA)' sebagai bagian dari album Oh yeah? yang dijadwalkan meluncur pada 17 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
Bagikan