Daniel Dyonisius Lepas 'Relung' Bersama Kolektif Musik Jazz Varnasvara
Daniel Dyonisius lepas single solo. (foto: dok/Dion Dyonisius)
MerahPutih.com – Pasca debut album Miles to Go yang rilis pada 2021 kemarin, gitaris dan komposer Daniel Dyonisius, memprakarsai Varnasvara: sebuah kolektif musik jazz rock yang mengeksplorasi interaksi antara penulisan lagu, musik elektronik, dan bahasa musik daerah di Indonesia.
Setelah kurang lebih satu tahun berproses, Varnasvara merilis sebuah single perdana bertajuk Relung, dengan musik dan lirik yang ditulis oleh Daniel Dyonisius.
“Relung masih mempertahankan elemen improvisasi jazz yang dikemas dengan nuansa indie rock,” ucap Daniel dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Kamis (9/5).
Baca juga:
Mengenang Karya dan Prestasi Jhonny Iskandar: Sebuah Perjalanan Musik yang Menginspirasi
Lebih lanjut, warna musik yang diramu dalam track ini menggambarkan keberangkatan yang cukup jauh dari format gitar trio di album Miles to Go, yang melibatkan dukungan dari musisi Dewa Budjana.
Adapun Relung menawarkan kebaharuan dan warna musik beragam yang lahir dari perpaduan vokal dengan instrumentasi yang kaya mulai dari gitar dan synthesizer hingga alat musik tradisional/etnik seperti kongahyan, tehyan, rebab, kendang, dan rindik.
“Relung sendiri bercerita mengenai kedalaman dan keindahan kreativitas kelompok-kelompok ini, khususnya anak-anak neurodivergent, yang masih terkadang disalahartikan dan distigmatisasi masyarakat,” lanjut Daniel.
Baca juga:
Lomba Sihir Rayakan Tiga Tahun Bermusik dengan Showcase Spesial
Karya terbaru ini menjadi langkah pertama Varnasvara dan Daniel Dyonisius dalam menggarap sebuah album berisikan lagu-lagu ciptaan sendiri yang akan dirilis di 2024.
Dengan visi kolaboratif ini, Varnasvara akan terus menjelajahi dan menggabungkan warna-warna musik untuk menciptakan pengalaman yang unik bagi para pendengar. (far)
Bagikan
Berita Terkait
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta