Curahan Hati Charli XCX tentang Sulitnya Diterima di Industri Musik Inggris
Charli XCX ceritakan masalah yang pernah dihadapi di awal karier. (Foto: dok/Charli XCX)
MerahPutih.com – Perempuan bernama lengkap Charlotte Emma Aitchison atau dikenal sebagai Charli XCX, menceritakan tentang dirinya yang kesulitan untuk diterima di industri musik Inggris.
Charlie mengakui bahwa ia tak pernah merasa diterima di dunia musik Inggris selama bertahun-tahun. Hal ini terjadi di awal kariernya.
Momen tidak menyenangkan pun pernah terjadi ketika dirinya mempersiapkan perilisan untuk album Brat. Penyanyi kelahiran 1992 itu menuturkan bahwa dirinya diperlakukan seakan ‘orang asing’ dan idenya pun dianggap kekanak-kanakan.
Baca juga:
Charli XCX Rilis Single 'Club Classics' dan 'B2b'
“Industri telah banyak berubah. Saya sudah lama diberitahu bahwa saya adalah orang luar dan saya tidak pernah benar-benar merasa diterima di dunia musik Inggris,” ucap Charli seperti dikutip dari Rolling Stone, Senin (3/6).
“Pers telah mengabadikan narasi saya itu. Saya adalah gadis yang mengarungi musik underground dan pop, dan karena alasan tertentu, sangat sulit bagi sebagian orang untuk memahaminya,” tambahnya.
Baca juga:
Coldplay Berhasil Kurangi Emosi Karbon Lewat Tur Dunia 'Music of the Spheres'
Lebih lanjut, Charli merasa nyaman begitu bekerja bersama PC Musci, label rekaman didirikan oleh A.G Cook yang berbasis di London.
“Setiap kolaborator yang pernah bekerja dengan saya pernah menganggap ide-ide saya konyol atau kekanak-kanakan, atau tidak fasih. Dibutuhkan beberapa orang yang mau berpikir drastis untuk mewujudkan ide-ide tersebut, dan itulah yang saya temukan di PC Music,” jelasnya.
Baca juga:
Sampai akhirnya, Charli merasa penerimaan terhadap dirinya saat ini sudah lebih baik. Dengan adanya perubahan zaman, dengan idenya bisa lebih diterima. (far)
Bagikan
Berita Terkait
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif