Cuaca Ekstrem Ratusan Nelayan Berhenti Melaut

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 25 Desember 2018
Cuaca Ekstrem Ratusan Nelayan Berhenti Melaut

Ratusan kapal nelayan yang bersandar di dermaga akibat nelayan tidak melaut. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan nelayan di pantai selatan Cianjur, terpaksa berhenti melaut karena cuaca ekstrem ditambah sulitnya mendapatkan ikan di tengah lautan yang kerap terjadi badai.

Hanya sebagian kecil yang memaksakan diri tetap melaut meskipun tidak sampai ke tengah lautan lepas karena cuaca yang tidak bersahabat.

"Di penghujung tahun hasil tangkapan sekali melaut mengalami penurunan drastis dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu. Saat ini hanya dua jenis ikan saja yang bisa didapat," kata Uu (45) seorang nelayan di Jayanti, Cianjur, Selasa (25/12).

Ia menjelaskan tangkapan nelayan hanya ikan jenis layur yang dihargai sebesar Rp30 ribu per kilogram dan ikan Tongkol yang dihargai Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram.

"Saat ini nelayan di Jayanti hanya mampu mendapat ikan 15 sampai 20 kilogram satu kali melaut. Meskipun hasil tangkapan per satu kilogram ikan hanya dihargai Rp15 ribu per kilogram," katanya.

Ilustrasi nelayan tradisional. (MP/Rizki FItrianto)
Ilustrasi nelayan tradisional. (MP/Rizki FItrianto)

Harga dan hasil tangkapan yang tidak maksimal tidak sebanding dengan biaya operasional melaut karena harga bahan bakar mencapai Rp10 ribu per liter, ditambah biaya sewa kapal yang harus dibayar pada pemilik kapal.

"Per sekali melaut tidak cukup 10 liter bahan bakar tergantung jarak yang akan ditempuh ke tempat biasa menangkap ikan. Kadang hasil tangkapan hanya cukup untuk menganti operasional, mahal sering tekor," katanya.

Setiap akhir tahun, tambah dia, hasil tangkapan ikan di Pantai selatan selalu menurun karena berbagai faktor termasuk cuaca dan paceklik.

Menjelang akhir tahun angin di tengah laut selalu kencang dengan gelombang tinggi, meskipun hal tersebut sudah biasa untuk nelayan.

"Meskipun angin di tengah laut sangat kencang, mau hasilnya maksimal ataupun minim, saya harus melaut untuk menafkahi anak dan istri karena tidak memiliki keahlian lain," katanya.

Dia dan ratusan nelayan lainnya hanya bisa berharap, badai yang sering datang segera menghilang karena baru beberapa bulan nelayan menikmati hasil tangkap yang melimpah setelah paceklik panjang kembali berhenti melaut karena cuaca ekstrem.

#Nelayan Tradisional #Cuaca Buruk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Indonesia 15 Oktober 2026, Cek Wilayahmu Sekarang
Jangan sampai kehujanan di jalan! Cek peringatan dini cuaca Indonesia hari ini 15 Oktober 2026. Siaga hujan lebat dan angin kencang di berbagai wilayah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Peringatan Dini Cuaca Indonesia 15 Oktober 2026, Cek Wilayahmu Sekarang
Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
BMKG mengidentifikasi beberapa pola konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan intensitas hujan sedang hingga lebat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Meski sebagian besar daerah mulai memasuki kondisi kering, dinamika atmosfer memicu peningkatan curah hujan dan terpaan angin kencang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Cerah Seharian pada 4 Agustus 2026, Suhu Udara Maksimal Capai 32 Derajat Celsius
Perubahan dinamis kondisi udara mulai terlihat saat memasuki periode siang hari di beberapa wilayah daratan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Cerah Seharian pada 4 Agustus 2026, Suhu Udara Maksimal Capai 32 Derajat Celsius
Bagikan