Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Cuaca Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil, Kenapa Ya?

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 07 Desember 2019
Cuaca Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil, Kenapa Ya?

Buang air kecil di udara dingin bukti tubuh sedang menyesuaikan diri. (foto: iHeartRadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAHKAH kamu merasa sering bolak-balik kamar mandi untuk buang air kecil saat musim dingin atau saat berada di ruangan dingin? Ternyata ada alasan di balik hal itu. Bagi sebagian orang, hawa dingin membuat mereka terganggu karena harus buang air kecil lebih banyak daripada biasanya.

Selain menjengkelkan, buang air kecil dalam frekuensi sering saat cuaca dingin, menurut dokter, bisa menandakan kondisi badan yang kurang baik. Lalu, apa sebenarnya yang membuat kita sering buang air kecil saat cuaca dingin?

BACA JUGA: Ampuh, Usir Kantung Mata dengan Cara Ini


Sebuah artikel di situs India Times menyebut fenomena sering buang air kecil saat berada di hawa dingin sebagai cold diuresis atau diuresis dingin. Diuresis dingin merupakan proses saat tubuh mengatur diri ketika suhu turun. Hal itu bisa terjadi pada siapa pun, tidak memandang usia, jenis kelamin, dan tipe tubuh.

Menurut Dr Diana Gall, dari layanan online Doctor 4 U, diuresis dingin dapat terjadi ketika suhu tubuh turun. Respons biologis mengarahkan darah ke inti untuk menciptakan kehangatan, sedangkan ginjal melepaskan cairan ekstra untuk menstabilkan tekanan.

cold
Diuresis dingin terjadi ketika suhu tubuh turun. (foto: pixabay/langll)

Dalam cuaca dingin, tubuh akan mencoba untuk menjaga kehangatan dengan cara menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke kulit. Tekanan darah manusia akan meningkat saat kedinginan. Akibatnya, tubuh pun mengirimkan sinyal bagi ginjal untuk membuang kelebihan cairan dalam tubuh. Itulah mengapa volume air seni akan meningkat dan ginjal akan bekerja lebih keras untuk mengeluarkan air seni dari tubuh. Saat kandung kemih terisi dengan cairan berlebih, kamu akan merasa ingin buang air kecil. Kandung kemih yang penuh merupakan cara lain agar tubuhmu kehilangan panas. Jadi buang air kecil juga akan membantu menjaga kehangatan tubuh.

Penyebab lain frekuensi berkemih bertambah ialah tubuh tidak berkeringat saat berada di cuaca dingin. Di saat yang bersamaan, sistem perspirasi tubuh juga dihentikan. Perspirasi adalah proses menguap atau keluarnya air dari kelenjar keringat. Karena tubuh tidak memproduksi keringat saat di cuaca dingin, tidak ada cara lain untuk membuang air dari tubuh selain melalui urine.

cold
Hindari makanan pedas agar tak kena diuresis dingin. (foto: eater SF)

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar tidak selalu buang air kecil saat berada di cuaca dingin. Gunakanlah baju yang lebih hangat, gerakkan otot-otot tubuh, hindari makanan pedas dan asam, minum jus cranberry, dan tentunya jangan berada di ruangan atau cuaca dingin terlalu lama.(And)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan