MerahPutih.Com - Liverpool untuk ketiga kalinya menolak tawaran Barcelona untuk mengontrak Philippe Coutinho. Tawaran ketiga terhadap gelandang berpaspor Brazil itu senilai 125 juta euro atau sekitar Rp 1,7 triliun. Lagi-lagi tawaran itu tidak digubris FSG dan manajemen Liverpool.
Liverpool bersikeras mempertahankan Coutinho sebab sebelumnya manajer klub berjuluk The Reds itu, Jurgen Klopp menegaskan berapa pun harga yang ditawarkan Barca, Coutinho tidak akan dijual.
Barcelona memang getol memburu tandatangan Coutinho selepas hengkangnya Neymar ke klub kaya raya PSG. Bayangkan nilai tawaran Barca kepada Liverpool terus meningkat dari waktu ke waktu. Benar-benar suatu upaya negosiasi yang tak kenal lelah.
Pada tawaran pertama, Barcelona mematok harga 80 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun. Tawaran itu jelas ditolak, bahkan kala itu Klopp dengan nada menantang menyatakan, tidak ada harga yang pantas untuk Coutinho. Barca dibawah asuhan Ernesto Valverde memang sangat membutuhkan jasa Coutinho untuk menambah daya gedor timnya dari sektor gelandang. Maka munculnya tawaran kedua pada awal Agustus lalu.
Tawaran kedua itu langsung berubah menjadi onak bagi Liverpool. Sebagaimana dilansir media-media Inggris, Coutinho meminta kepada manajemen klub yang bermarkas di Anfield itu untuk melepasnya. Apalagi Barca menaikan nilai kontrak menjadi 100 juta euro alias Rp 1,56 triliun. Hasilnya hubungan Klopp dan Coutinho langsung merenggang. Coutinho “diistirahatkan” Klopp dalam dua laga pembuka Liverpool dengan alasan cedera punggung. Padahal faktanya, Klopp sedang menghukum salah satu gelandang terbaiknya itu.
Nah, tawaran ketiga dari pihak Barcelona pada Kamis (17/8) kemarin kembali ditolak mentah-mentah oleh Liverpool. Meski nilai tawaran meningkat drastis menjadi 125 juta euro sebanding dengan Rp 1,7 triliun Liverpool tetap bergeming. Coutinho tetap bagian dari skuat Liverpool alias tidak dilepaskan. Sikap keukeuh Liverpool dan ngototnya Barca membawa Coutinho ke Camp Nou tak ayal lagi memunculkan reaksi dari sejumlah pihak.
Pundit Liga Inggris yang juga mantan pemain Jermaine Jenas sebagaimana dilansir BBC Sport menyarankan sebaiknya Liverpool merelakan Coutinho pergi. Sementara dari kubu The Reds beralasan pemain berusia 25 tahun itu baru memperbaharui kontraknya bulan Januari lalu hingga tahun 2022. Tegasnya, dalam kontrak itu tidak ada klausul pelepasan atau penjualan. Jadi, wajar kalau Liverpool tidak akan menjual Coutinho ke klub mana pun.
Barcelona saat ini memang sedang membutuhkan pemain berkualitas untuk menggantikan posisi Neymar. Sialnya, sampai saat ini belum ada satu pun pemain besar yang digaet El Barca. Lantas, untuk apa uang hasil penjualan Neymar sebesar Rp 3,5 triliun kemarin? Layak ditunggu gebrakan Barca selanjutnya jika gagal mendapatkan Coutinho. Apakah akan ada saga transfer?