Merahputih.com - Chelsea vs PSG menjadi sorotan utama dalam jadwal leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (18/3) dini hari. The Blues memikul beban berat untuk membalikkan keadaan setelah tumbang dengan agregat mencolok 2-5 pada pertemuan pertama di Paris.
Laga ini menjadi ujian krusial bagi skuat asuhan Liam Rosenior di tengah tren negatif yang menghantui publik London Barat.
Misi Mustahil di Stamford Bridge
Kekalahan telak di Parc des Princes bermula dari blunder fatal Filip Jörgensen yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh Vitinha, disusul sepasang gol Khvicha Kvaratskhelia di menit akhir. Statistik menunjukkan bahwa kebobolan lima gol dalam satu laga gugur adalah salah satu catatan terburuk dalam sejarah Chelsea di kompetisi Eropa.
Baca juga:
Kondisi internal tim kian memanas setelah Enzo Fernandez tertangkap kamera menunjukkan gestur frustrasi terhadap Jörgensen. Meski demikian, kontribusi Fernandez tetap menjadi tumpuan utama karena sang gelandang telah mencatatkan tiga gol dan dua assist di kompetisi ini.
Manajer PSG, Luis Enrique, menegaskan kewaspadaan tinggi meskipun timnya unggul jauh. "Kami datang ke London untuk menang, bukan sekadar menjaga keunggulan. Chelsea tetap tim berbahaya di kandang sendiri," ujar Luis Enrique.
Badai Cedera dan Rekor Buruk Tuan Rumah
Persiapan Chelsea terganggu oleh absennya sejumlah pilar penting. Jamie Gittens dan Estevao dipastikan menepi karena cedera hamstring, sementara Pedro Neto terancam absen akibat investigasi UEFA.
Di sisi lain, PSG tampil dengan kebugaran penuh setelah laga domestik melawan Nantes ditunda demi persiapan Liga Champions.
Sejarah mencatat Chelsea belum mampu menaklukkan PSG dalam lima pertemuan terakhir mereka di Liga Champions, dengan rincian dua kali imbang dan tiga kali kalah.
Catatan ini menyamai rekor tanpa kemenangan terlama mereka melawan satu lawan, seperti saat menghadapi Bayern Munchen pada periode 2005 hingga 2025. Sebaliknya, PSG asuhan Luis Enrique sedang menikmati tren positif saat bersua wakil Inggris dengan mengantongi empat kemenangan dari lima laga terakhir.
Prediksi Superkomputer: Peluang Tipis Keajaiban
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Chelsea sebenarnya menjadi favorit tipis untuk memenangkan laga leg kedua ini dengan probabilitas 45%. Namun, kemenangan di malam pertandingan saja tidak cukup.
Untuk bisa melenggang ke perempat final, Chelsea harus unggul selisih gol yang besar, sebuah skenario yang menurut data hanya memiliki peluang keberhasilan sebesar 5,9%.

Di sisi lain, PSG tetap diprediksi kuat akan melaju mulus. Keberhasilan mereka menyingkirkan tim-tim besar Inggris seperti Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal dalam beberapa musim terakhir menjadi bukti mentalitas juara sang bertahan.
Jika mampu menghindari kekalahan di London, PSG akan mencatatkan rekor enam laga beruntun tanpa kalah melawan tim Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Baca juga:
Bikin Blunder, Liam Rosenior Tetap Bela Filip Jorgensen usai Chelsea Dibantai PSG 5-2
Prakiraan Pemain
Chelsea: Robert Sánchez, Malo Gusto, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Marc Cucurella, Reece James, Moisés Caicedo, Enzo Fernández, Cole Palmer, Pedro Neto, Joao Pedro.
Pelatih: Liam Rosenior
Paris Saint-Germain: Matvey Safonov, Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes, Warren Zaïre-Emery, Vitinha, João Neves, Désiré Doué, Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia.
Pelatih: Luis Enrique