Chelsea Akui Dosa Keuangan, Pochettino Tuntut Gelar Juara Liga 2017 Diberikan ke Spurs

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Chelsea Akui Dosa Keuangan, Pochettino Tuntut Gelar Juara Liga 2017 Diberikan ke Spurs

Mauricio Pochettino, eks pelatih Tottenham Hotspur. (Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dunia sepak bola Inggris mendadak geger usai Mauricio Pochettino melempar bom spekulasi yang bikin guncang jagat Premier League.

Mantan juru taktik Tottenham Hotspur itu menuntut agar gelar juara Premier League musim 2016/17 dicabut dari tangan Chelsea dan secara resmi diserahkan kepada Spurs.

“Saya sudah mengatakan bahwa kami seharusnya memenangi satu gelar, satu Premier League,” kata Pochettino kepada para wartawan dikutip Goal, Kamis (10/9), merespons keputusan FA mendenda Chelsea 10 Juta Euro karena melanggar aturan keuangan klub antara 2011 dan 2018.

Baca juga:

Chelsea Raja Cuan Baru Eropa, Pecahkan Rekor Sejarah Transfer Musim Panas Raup 448 Juta Euro!

Chelsea Akui Dosa Transfer Ilegal Pilar Penting Juara Liga Musim 2017

Kubu The Blues terang-terangan telah mengakui ada 74 pelanggaran aturan keuangan di bawah kepemilikan Roman Abramovich, terkait pembayaran ilegal kepada agen yang tidak terdaftar untuk transfer-transfer pemain penting.

Pelanggaran itu termasuk perekrutan Eden Hazard, David Luiz, dan Nemanja Matic, pemain pilar saat Antonio Conte membawa Chelsea meraih gelar Premier League pada musim 2016/17.

Bagi Pochettino, denda finansial sama sekali tidak setimpal dengan dampak kerugian sportif yang dialami tim-tim yang bertanding secara jujur dan patuh pada aturan.

Itu benar, dan itu terjadi, tentu kami pantas menjadi juara untuk tahun itu. Karena kami adalah yang terbaik kedua,

Mauricio Pochettino, pelatih Tottenham Hotspur musim 2016/17
Hazard
Eden Hazard, salah satu pilar utama Chelsea saat meraih gelar juara Premier League 2017. (Foto: Chelsea FC)

Chelsea Juara Liga 2017 Cuma Beda 7 Poin

Pochettino menegaskan persaingan pada musim 2016/17 sama sekali tidak berjalan di atas medan laga yang setara.

Saat itu, Tottenham Hotspur dipaksa berjuang habis-habisan menempel ketat Chelsea di papan atas klasemen, sebelum akhirnya harus puas finis di posisi runner-up dengan selisih tujuh poin semata.

Secara statistik, skuad asuhan Pochettino kala itu sebenarnya tampil sangat luar biasa dan mendominasi liga. Namun, catatan fantastis itu terasa hambar karena mereka mengakhiri musim tanpa menggenggam satu pun trofi di tangan.

Baca juga:

Spurs Berjuang Hindari Degradasi dari Premier League

Mengetahui fakta kelam di balik kesuksesan rival sekotanya, Pochettino merasa sanksi uang tunai yang dijatuhkan FA benar-benar sebuah pengkhianatan terhadap prinsip fair play.

Mereka (Chelsea) dihukum, mereka mengakuinya, jadi selesai begitu saja? Gelar itu seharusnya menjadi milik tim yang finis kedua. Kami tidak bersaing dengan aturan yang sama,

Mauricio Pochettino, pelatih Tottenham Hotspur musim 2016/17

Tuntutan Tulis Ulang Buku Sejarah Liga Inggris Demi Keadilan

Terakhir, Pochettino menutup argumentasinya dengan menyebutkan lanskap finansial yang adil bisa saja mengubah jalan sejarah sepak bola Inggris di musim 2016/17.

Pochettino mengungkapkan jika Spurs memiliki keleluasaan anggaran yang sama tanpa menabrak aturan, mereka tentu berada di posisi yang jauh lebih diuntungkan untuk mengamankan deretan pemain bintang penentu kemenangan di musim itu.

"Oke, sekarang kita bisa mengatakan bahwa mereka mencetak gol, mereka memenangi pertandingan. Tetapi sangat adil untuk mengatakan bahwa kami tidak bersaing sebelum awal musim dengan kartu yang sama," tutup pria yang kini menjadi pelatih Timnas Amerika Serikat itu. (*)

#Chelsea #Tottenham Hotspurs #Mauricio Pochettino
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Cesc Fabregas Ternyata Punya Klausul Khusus di Como, Bisa Pergi jika Dipanggil Barcelona
Cesc Fabregas bisa meninggalkan Como jika Barcelona hingga Chelsea memanggilnya. Klausul tersebut diungkapkan jurnalis Sky Sports.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Cesc Fabregas Ternyata Punya Klausul Khusus di Como, Bisa Pergi jika Dipanggil Barcelona
Olahraga
Arsenal dan Tottenham Hotspur Saling Sikut Rebutan Ibrahim Maza, Bintang Muda Bayer Leverkusen
Arsenal dan Tottenham Hotspur bersaing ketat demi mengamankan jasa Ibrahim Maza. Intip profil gelandang muda Bayer Leverkusen yang jadi rebutan klub raksasa Liga Inggris di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
Arsenal dan Tottenham Hotspur Saling Sikut Rebutan Ibrahim Maza, Bintang Muda Bayer Leverkusen
Olahraga
Minim Menit Bermain di AC Milan, Francesco Camarda Dipantau Chelsea
Chelsea kembali memantau situasi penyerang muda AC Milan, Francesco Camarda.
Yusuf Abdillah - Jumat, 25 September 2026
Minim Menit Bermain di AC Milan, Francesco Camarda Dipantau Chelsea
Olahraga
Joao Pedro Tegaskan Komitmennya di Chelsea, Siap Lanjutkan Perjalanan hingga 2034
Joao Pedro menegaskan bahwa ia bahagia di Chelsea. Ia juga berkomitmen untuk bertahan hingga 2034.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Joao Pedro Tegaskan Komitmennya di Chelsea, Siap Lanjutkan Perjalanan hingga 2034
Olahraga
Chelsea Wajib Waspada, Xabi Alonso Sebut Brentford Punya Banyak Senjata
Bos Chelsea, Xabi Alonso, meminta anak asuhnya mewaspadai kekuatan Brentford saat kedua tim bertemu di Gtech Community Stadium.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Chelsea Wajib Waspada, Xabi Alonso Sebut Brentford Punya Banyak Senjata
Olahraga
Chelsea Pertimbangkan Tinggalkan Stamford Bridge, Bisa Pindah ke Wembley dan Earl's Court
Chelsea kini terancam meninggalkan Stamford Bridge. The Blues bisa pindah ke Wembley hingga Earl's Court.
Soffi Amira - Jumat, 18 September 2026
Chelsea Pertimbangkan Tinggalkan Stamford Bridge, Bisa Pindah ke Wembley dan Earl's Court
Olahraga
Prediksi Brentford vs Chelsea: The Blues Waspadai Rekor Tuan Rumah di Derby London Barat
Prediksi Brentford vs Chelsea akan berlangsung menarik. The Blues mewaspadai rekor tuan rumah di Derby London Barat.
Soffi Amira - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Brentford vs Chelsea: The Blues Waspadai Rekor Tuan Rumah di Derby London Barat
Olahraga
Kudeta Manis Clearlake Capital di Chelsea, Xabi Alonso Makin Mesra Bareng Eghbali!
Xabi Alonso buka-bukaan soal hubungannya dengan pemilik baru Chelsea Behdad Eghbali yang rela terbang ke Madrid demi meyakinkannya melatih Stamford Bridge.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Kudeta Manis Clearlake Capital di Chelsea, Xabi Alonso Makin Mesra Bareng Eghbali!
Olahraga
Era Todd Boehly Tamat! Xabi Alonso Tegaskan Siapa Bos Besar di Chelsea
Pelatih Chelsea Xabi Alonso menyambut positif akuisisi penuh Clearlake Capital dan tegaskan Behdad Eghbali kini jadi pemegang kendali utama Stamford Bridge
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Era Todd Boehly Tamat! Xabi Alonso Tegaskan Siapa Bos Besar di Chelsea
Olahraga
Derby London Barat Brentford vs Chelsea: The Bees Punya Rekor Unik di Kandang
Berikut lima fakta menarik yang perlu diketahui jelang duel Derby London Barat Brentford vs Chelsea
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Derby London Barat Brentford vs Chelsea: The Bees Punya Rekor Unik di Kandang
Bagikan