Charles Ambil Alih Takhta Inggris Sesaat Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 September 2022
Charles Ambil Alih Takhta Inggris Sesaat Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal

Pangeran Charles. (Tangkapan Layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratu Elizabeth II, Kamis (8/9) malam di Istana Balmoral, Skotlandia dalam usia 96 tahun meninggal dunia. Takhta yang dipegangnya selama 70 tahun langsung jatuh ke Pangeran Charles tanpa upacara.

Pada Jumat (9/9), Charles secara resmi akan diangkat sebagai Raja oleh Dewan Penobatan di Istana St James's, London. Telah dipastikan ia akan disebut Raja Charles III dan dalam beberapa hari mendatang ia akan diproklamirkan sebagai raja baru.

Baca Juga:

Kisah Ratu Elizabeth II dan Anjing-Anjing Corgi Peliharaannya

Raja Charles III, mengatakan berpulangnya sang ibu tercinta adalah "momen kesedihan yang sangat mendalam" bagi dirinya dan bagi keluarganya.

Dilansir BBC, ada sejumlah langkah yang harus ia lalui sebelum memegang takhta. Salah satu langkah yang harus ia putuskan adalah apakah akan memegang takhta dengan sebutan Raja Charles III atau mengambil nama lain.

Dalam sekitar 24 jam pertama setelah kematian ibunya, Charles secara resmi akan ditetapkan sebagai Raja. Ini akan dilangsungkan di Istana St James's, di depan badan resmi yang disebut Dewan Penobatan, Accession Council.

Dewan ini terdiri dari anggota Privy Council - sejumlah anggota parlemen senior, dulu dan sekarang dan anggota senior pegawai negeri, perwakilan negara persemakmuran.

Lebih dari 700 orang secara teori akan hadir namun karena singkatnya waktu, jumlah yang hadir mungkin jauh lebih sedikit. Pada penobatan sebelumnya pada 1952, sekitar 200 orang hadir.

Dalam pertemuan itu, kematian Ratu Elizabeth akan diumumkan oleh presiden Dewan Privy. Proklamasi yang dibacakan biasanya berisi doa dan janji untuk pemegang takhta sebelumnya dan janji untuk mendukung yang baru.

Proklamasi ini kemudian ditandatangani oleh tokoh senior termasuk perdana menteri dan Uskup Canterbury. Lalu Dewan Penobatan bertemu lagi biasanya sehari setelah proklamasi dan kali ini Raja akan hadir bersama Dewan Privy.

Tidak ada sumpah takhta pada awal berkuasa. Namun ada deklarasi Raja baru dan seperti tradisi yang telah dilakukan sejak abad ke-18.

Setelah iringan trompet akan ada pernyataan resmi yang menjadikan Charles sebagai raja baru. Upacara ini akan berlangsung di balkon di atas Friary Court di Istana St James's, oleh petugas yang disebut Garter King of Arms.

Sebelumnya, Ratu Elizabeth II mengangkat Charles sebagai Prince of Wales pada 1969. Dengan pengangkatan raja baru, untuk pertama kalinya sejak 1952, lagu kebangsaan Inggris akan dinyanyikan dengan kata-kata "God Save the King."

Bunyi tembakan akan dilepaskan di Hyde Park, Tower of London, dan dari kapal-kapal angkatan laut dan proklamasi Charles sebagai Raja akan dibacakan di Edinburgh, Cardiff, dan Belfast.

Puncak suksesi adalah penobatan. Karena perlu persiapan, penobatan raja kemungkinan tidak akan segera dilakukan. Ratu Elizabeth naik takhta pada Februari 1952 namun penobatan baru dilangsungkan pada Juni 1953.

Selama 900 tahun terakhir, penobatan dilangsungkan di Westminster Abbey, di London. William si Penakluk adalah raja pertama yang memegah mahkota di sana dan Charles akan menjadi yang ke-40.

Upacara dilakukan dalam kebaktian Anglikan, dipimpin oleh Uskup Canterbury. Pada puncak acara, Charles akan disematkan Mahkota St Edward, mahkota emas yang telah ada sejak 1661. Mahkota ini adalah bagian utama Mahkota Permata di Tower of London dan hanya dipakai ketika upacara penobatan. Beratnya sekitar 2,23 kilogram. (*)

Baca Juga:

Ratu Elizabeth II Wafat

#Breaking #Inggris #Ratu Elizabeth
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Olahraga
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League, Siapa Menang?
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League. Simak performa, head to head, susunan pemain, hingga prediksi skor duel kedua tim.
ImanK - Sabtu, 03 Oktober 2026
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League, Siapa Menang?
Olahraga
Ceko vs Inggris di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Cari prediksi Ceko vs Inggris UEFA Nations League 2026-27? Cek analisis taktik, head to head, statistik, hingga susunan pemain di laga krusial ini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Ceko vs Inggris di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Olahraga
Ceko vs Inggris: Prediksi, Jadwal, Susunan Pemain, dan Live Streaming
Prediksi Ceko vs Inggris di UEFA Nations League 2026/2027, lengkap dengan jadwal, susunan pemain, live streaming, dan prediksi skor.
ImanK - Senin, 28 September 2026
Ceko vs Inggris: Prediksi, Jadwal, Susunan Pemain, dan Live Streaming
Dunia
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Kabar duka menyelimuti Malaysia. Tun Siti Hasmah, istri mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, meninggal dunia di usia 100 tahun di RS IJN Kuala Lumpur.
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Olahraga
Link Live Streaming Inggris vs Spanyol UEFA Nations League: Misi Balas Dendam di Wembley!
Mau nonton duel seru? Dapatkan link live streaming Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League malam ini, lengkap dengan prediksi skor, H2H, dan susunan pemain.
Angga Yudha Pratama - Minggu, 27 September 2026
Link Live Streaming Inggris vs Spanyol UEFA Nations League: Misi Balas Dendam di Wembley!
Olahraga
Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Cari prediksi Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League 2026? Cek bocoran susunan pemain, rekor head-to-head, jadwal siaran langsung, dan peluang menang The Three Lions lawan juara dunia di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Bagikan