Cerita Haringga Sirila yang Berbohong Demi Persija, Orang Tua Sudah Merasa
Haringga Sirila semasa hidup. (Hendri/BolaSkor.com)
MerahPutih.com - Warga RT 09 RW 03 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta berduka. Salah satu warganya Haringga Sirila yang masih berusia 23 tahun berpulang. Haringga adalah The Jak Mania yang tewas dikeroyok oknum Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9).
BolaSkor.com (MP Media Grup) mendatangi rumah duka di Jalan Bangun Nusa Raya. “Jenazah sudah dibawa ke kampung halaman sang ibu di Cirebon sejak Minggu (23/9) malam. Di akan dikebumikan di sana,” kata Ketua RT Zainudin.
Lebih lanjut Zainudin menceritakan, Haringga berangkat ke Bandung pada Minggu pagi. Sekitar pukul 06.00. Kepada orang tuanya, Haringga berpamitan untuk pergi ke rumah teman.
Kedua orang tuanya merasa ada yang beda. Mereka seolah tahu bahwa sang anak bohong.
“Dia bohong. Karena kalau pamit menonton Persija di Bandung tidak akan boleh,” kata Zainudin. Tapi, orang tua sudah punya perasaan Haringga pasti pergi ke Bandung.
Memang benar. Kecintaan Haringga para Persija sangat besar. Dia seolah mengabaikan resiko betapa berbahayanya datang ke markas Persib. Untuk mendukung Persija.
Tapi itulah suporter. Mencintai timnya. Dimanapun berada. Dan kadang tak berpikir panjang. Tujuannya cuma satu: memberikan dukungan. Resiko urusan nanti.
“Jangan biarkan macan (Persija) berjuang sendirian,” tulis Haringga di akun twitter dan instastory miliknya, Minggu (23/9). Tulisan itu dia unggah saat berada di Stasiun Gambir Jakarta. Sebelum berangkat ke Bandung.
Maut pun tak dapat dihindari. Bobotoh mencium kedatangan Haringga. Dicari-cari. Ketemu. Bak menemukan mangsa, oknum-oknum Bobotoh itu mengamuk. Menghajar mangsanya.
Haringga dikeroyok di area parkir GBLA. Tepatnya di gerbang biru.
Haringga sendirian. Berlarian kesana kemari. Untuk menyelamatkan diri. Puluhan oknum Bobotoh kian ganas. Terus mengejar. Hingga dapat.
"Korban yang dikejar sempat meminta tolong kepada tukang bakso. Namun kerumunan mengeroyok korban dengan menggunakan balok kayu, piring, botol, dan benda-benda lainnya," tulis rilis Polrestabes Bandung yang diterima BolaSkor.com.
Haringga tak berdaya. Haringga menyerah. Pemuda yang tak ingin Sang Macan sendirian itu tergolek. Lemah. Di tengah sorak-sorai oknum suporter lawan yang seolah sedang merayakan kebiadabannya. Haringga akhirnya berpulang.

Tetangga sendiri menilai Haringga sebagai sosok yang pendiam dan tidak pernah macam-macam. Korban yang bekerja di bengkel dan anak kedua dari dua bersaudara ini juga dikenal pandai bergaul.
"Hanya saja, Haringga memang sangat tergila-gila dengan Persija sejak kecil. Setahu saya teman-teman The Jak di sini sudah melarangnya juga ke Bandung. Dia memang sendiri berangkat ke sana. Saya dapat info, di sana bertemu dengan lima orang The Jak," Zainudin mengungkapkan.
Selamat jalan Haringga…. Semoga Macan tak pernah sendirian dan kebiadaban ini menjadi yang terakhir. (*/hendri/kuh/BolaSkor)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Persita Brilian di 5 Laga Terakhir, Persija Semakin Termotivasi
Siap Dimainkan Mauricio Souza, Shayne Pattynama Akan Debut di Persija Melawan Persita
Dilepas Persija, Alan Cardoso Diperkenalkan Bhayangkara FC
Persija dan Alan Cardoso Berpisah, Mauricio Souza Angkat Bicara
Apresiasi Langkah Pelatih Timnas John Herdman, Arsitek Persija Mauricio Souza: Bentuk Keseriusan Membangun Sepak Bola Indonesia
Teranyar Kunjungi Markas Persija, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Ungkap Kebiasaannya
Shayne Pattynama Akan Dinilai Hari demi hari, Pelatih Persija Mauricio Souza: Berpeluang Besar Masuk Susunan Pemain
Persija dan Alan Cardoso Sepakat Berpisah
Jadwal Lengkap Pekan 19 Super League 2025/2026: Persib dan Persija Jalani Laga Tandang, Borneo FC Terima PSIM
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis