MerahPutih.com - Aparat kepolisian di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara memperketat penjagaan mencegah masuknya kelompok teroris dari Filipina.
"Langkah antisipasi dengan memeriksa identitas penumpang yang masuk ke ibukota Provinsi Kaltara di Pelabuhan Speedboat Kayan II sejak Selasa (24/10)," kata Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachri seperti ditulis Antara, Jumat (27/10).
Ia mengatakan, menempatkan puluhan aparat kepolisian pada setiap pelabuhan speedboat agar kelompok-kelompok radikal yang mungkin melarikan diri dari Filipina tidak memasuki wilayah kerjanya.
Selain memeriksa identitas penumpang, Polres Bulungan juga memeriksa barang bawaan termasuk tas jinjing.
"Upaya yang dilakukan aparat kepolisian yang sempat mengagetkan penumpang adalah operasi penyakit masyarakat dengan sasaran masuknya kelompok ISIS dari Filipina," katanya.
Kemudian, aparat kepolisian setempat juga melakukan pemeriksaan pada sejumlah hotel, penginapan dan tempat hiburan malam (THM). Kegiatan ini dilaksanakan hingga 12 Nopember 2017.
Pengawasan yang dilakukan selama empat hari ini, kepolisian setempat belum menemukan adanya orang atau penumpang yang mencurigakan. (*)

