Cedera Lutut, Kesha Batalkan Tur Australia

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 27 Maret 2018
Cedera Lutut, Kesha Batalkan Tur Australia

Kesha.(foto: nme.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESHA terpaksa membatalkan tur Austrlia karena cedera lutut. Penyanyi pop Amerika itu mengalami patah pada lutut karena terjatuh dari panggung. Akibat cedera lutut tersebut, Kesha harus menjalani operasi.

Seperti dilansir Billboard, pernyataan yang dikeluarkan tour producer Select Touring and Blue Murder menyebut Kesha amat sedih mengumumkan pembatalan tersebut.

Jadwal tur yang dibatalkan semestinya digelar pada akhir Maret, termasuk festival tahunan Bluesfest.

"Karena 'kesulitan jadwal yang tak menguntungkan', Kesha tak bisa hadir di Perth ataupun Auckland," ujar pihak promotor tur.

Sementara itu, jadwal penampilannya untuk Selandia Baru untuk saat ini sedang diusahakan untuk penjadwalan ulang. Pihak promotor juga menambahkan bahwa semua tiket yang sudah dibeli bisa di-refund.

Penyanyi yang pernah masuk nominasi Grammy itu memang punya jadwal tampil yang padat selama musim panas. Ia juga akan tampil dalam The Adventures of Kesha and Macklemore, yang dijadwalkan akan dimulai 6 Juni mendatang di Phoenix, Arizona.

Kesha bukan musisi pertama yang terpaksa membatalkan pertunjukan. Pekan lalu, Demi Lovato dan Justin Timberlake membatalkan konser mereka di New York karena badai salju. Celine Dion juga membatalkan pertunjukan regulernya di Las Vegas hingga April mendatang akibat gangguan pada telinga bagian tengah yang ia derita.

Selain itu, Pinkk yang tengah dilanda virus bersama keluarganya juga terpaksa membatalkan konsernya di Detroit.(dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan