MerahPutih.com - Masyarakat bisa mengecek desil kesejahteraan untuk mengetahui posisi keluarganya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemeriksaan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Desil menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran bantuan sosial (bansos), termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau BPNT. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula posisi kesejahteraan keluarga dalam pengelompokan tersebut.
Desil 1 menunjukkan kelompok 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif terendah. Meski demikian, status desil 1 tidak otomatis menjamin seseorang langsung menerima bansos karena penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan dan proses verifikasi program. Cek Bansos Kemensos.
Baca juga:
BSU Kemnaker 2026 Rp 900 Ribu Belum Masuk Rekening, Tenang Ini 5 Solusi Mudah Cara Ceknya!
Cara Cek Desil 1 Bansos 2026 Lewat Situs Kemensos
Pengecekan desil bisa dilakukan langsung melalui ponsel atau komputer tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
- Ketik kode verifikasi atau captcha sesuai tampilan layar.
- Klik tombol Cari Data.
- Tunggu sistem memproses data dan menampilkan hasil pencarian.
Hasil pencarian dapat memuat informasi desil dan status bantuan sosial berdasarkan data yang tersedia di sistem Kemensos. Pastikan NIK yang dimasukkan benar agar pencarian berjalan lancar.
Gunakan situs resmi Kemensos untuk menghindari tautan palsu yang mengatasnamakan layanan bansos. Jangan memberikan NIK, foto KTP, atau data pribadi melalui situs yang tidak jelas sumbernya.
Apa Arti Desil 1 dalam DTSEN?
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Dalam DTSEN, terdapat 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10.
Desil 1 berada pada kelompok kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok paling tinggi.
Baca juga:
Cair 3 Bulan Dirapel Rp 900 Ribu. Kenali Ciri-Ciri Link Palsu BSU 2026, Jangan Asal Klik!
Penilaiannya mempertimbangkan berbagai variabel, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, dan kepemilikan aset.
Karena itu, angka desil bukan patokan langsung besaran penghasilan seseorang. Posisi desil menggambarkan tingkat kesejahteraan relatif keluarga berdasarkan data yang digunakan pemerintah.
Desil Berapa yang Bisa Mendapat Bansos PKH dan BPNT?
Berdasarkan keterangan pada situs resmi Cek Bansos Kemensos, keluarga yang berada dalam desil 1 sampai desil 4 dapat diusulkan sebagai penerima bantuan PKH dan program sembako.
Namun, masuk dalam kelompok tersebut bukan berarti bantuan pasti cair.
Penetapan penerima juga mengikuti persyaratan masing-masing program, hasil pemutakhiran data, dan proses verifikasi.
Dengan demikian, masyarakat yang tercatat dalam desil 1 tetap perlu memeriksa status bansos secara berkala untuk mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan dan program apa yang tercatat.
Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai dengan Kondisi Ekonomi?
Desil dalam DTSEN dapat berubah seiring pemutakhiran data. Jika hasil pengecekan tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga saat ini, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun kanal resmi yang disediakan Kemensos.
Baca juga:
4 Link BSU Kemnaker Go ID 2026, Begini Cara Cek Status Penerima dengan Mudah!
Masyarakat juga dapat menggunakan fitur Usul dan Sanggah pada aplikasi Cek Bansos sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Siapkan dokumen pendukung yang diperlukan agar kondisi keluarga dapat diperiksa lebih lanjut.
Perubahan desil tidak terjadi secara otomatis setelah pengajuan. Data perlu melalui proses pemeriksaan dan penghitungan kembali sesuai mekanisme yang berlaku.
Cara Mengecek Saldo Bansos PKH dan BPNT
Pengecekan desil berbeda dengan pemeriksaan status pencairan bantuan. Setelah mengetahui posisi desil, masyarakat dapat melihat hasil pencarian untuk memastikan apakah tercatat sebagai penerima PKH atau bantuan sembako.
Jika bantuan sudah ditetapkan tetapi saldo belum masuk, penyaluran mungkin masih berlangsung secara bertahap atau terdapat kendala administrasi maupun rekening.
Penerima dapat menghubungi pendamping sosial, dinas sosial, atau bank penyalur untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Untuk periode Oktober–Desember 2026, masyarakat sebaiknya memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi Kemensos dan tidak menganggap status desil sebagai bukti bahwa dana sudah ditransfer.