Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Tao Toba Nauli

Cantik, 5 Destinasi Instagramable di Sekitar Danau Toba

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 14 Oktober 2018
Cantik, 5 Destinasi Instagramable di Sekitar Danau Toba

Danau Toba punya bentang alam nan indah. (foto: Instagram @vritjzt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERWISATA ke Danau Toba tak melulu hanya melihat perairan yang ada. Tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba pun tak kalah indah. Setiap daerah menawarkan destinasi menarik nan indah.

Sakin cantiknya, beberapa destinasi di sekitar Danau Toba wajib kamu abadikan dalam foto di media sosial. Berikut 5 destinasi wisata di sekitar Danau Toba yang Instagramable.


1. Hotel Inna Prapat

Replika kincir angin di Hotel Inna Prapat. (Foto: traveloka.com)

Prapat merupakan salah satu kawasan yang berada di tepi Danau Toba. Butuh waktu sekitar 4 jam dari Medan menuju ke Pematang Siantar, lalu ke Prapat. Kawasan itu menjadi salah satu pusat penginapan ataupun tempat makan di sekitar Danau Toba. Salah satunya Hotel Inna Parapat.

Hotel legendaris ini sudah berdiri sejak 1911, dibangun pada masa kolonial Belanda. Awalnya, hotel digunakan sebagai pusat penyebaran agama Kristen. Pada 11 Februari 1919, barulah berubah menjadi usaha hotel dengan nama Hotel Enhandel Maatschapij Toba. Ada lima kamar semipermanen dipegang penuh Belanda dengan kedudukan kantor direksi di Balige.

Hotel Inna Parapat yang terletak di Kota Parapat berbentuk seperti bungalow. Ada tiga restoran yang menyajikan masakan lokal dan internasional di hotel ini. Meski di hotel ini tidak terdapat fasilitas kolam renang, wisatawan dapat bersantai di tepi danau yang berpasir putih serta melakukan kegiatan lainnya termasuk berenang dan berlayar menuju Pulau Samosir.

Tersedia sebuah areal yang menyerupai suasana Belanda. Bahkan lengkap dengan kincir anginnya. Tidak mengherankan kalau wisatawan banyak yang sengaja datang ke sini hanya untuk berfoto-foto ria.

#Tao Toba Nauli
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan