APPLE baru saja merilis Apple Watch seri 3. Berita baiknya, gawai itu mampu memberikan informasi yang real-time kepada para penggunanya tentang kesehatan jantung mereka. Dengan teknologi itu, Apple berharap dapat memperingatkan pengguna akan pola detak jantung yang abnormal.
Apple Watch yang beredar saat ini memang sudah memiliki fitur pelacak detak jantung. Namun, versi terbaru Apple Watch dilengkapi jaringan seluler, yang memungkinkan perekaman detak jantung secara nonstop di mana pun penggunanya berada.
Hal itu akan memberikan data yang berharga dan mudah diakses untuk mendeteksi hal-hal yang mungkin salah dengan detak jantung Anda. Semisal, ketika jantung Anda berdetak amat cepat meskipun Anda tengah beristirahat. Selain mencatat detak jantung, gawai terbaru Apple ini juga dapat diatur untuk memonitor dan mengingatkan Anda ketika detak jantung Anda terlalu tinggi selama latihan atau terlalu rendah ketika tengah beristirahat.
Selain itu, Apple Watch terbaru juga akan merekam pemulihan detak jantung Anda setelah berolahraga, yakni selama periode penenangan. Hal itu amat penting mengingat para ahli mencatat bahwa periode itu dapat menunjukkan seberapa fit jantung Anda.
“Masa pendinginan merupakan metrik yang amat penting,” ujar Dr Eric Topol, seorang ahli jantung dan Direktur Scripps Translational Science Institute. “Banyak studi menunjukkan bahwa pemulihan denyut jantung yang lambat menandakan kondisi jantung yang tidak ideal. Dengan memberikan informasi ini, Apple sudah selangkah lebih maju.”
Apple akan memperhatikan secara ketat data yang dihasilkan dari gawai tersebut. Perusahaan itu akan bekerja sama dengan para ahli jantung di Standford University untuk menganalisis dan mengolah data itu. Mereka berharap bisa merumuskan sebuah algoritma yang dapat menafsirkan pola denyut jantung antara yang perlu dikhawatirkan dan yang tidak terlalu mengkhawatirkan.
Topol menyebut informasi real-time denyut jantung menjadi fitur yang amat berguna bagi pemakai Apple Watch. Hal itu disebabkan fakta bahwa 1%-2% orang dewasa di AS menderita fibrilasi atrium atau denyut jantung abnormal, tapi tak menyadarinya. Penyakit itu dapat menyebabkan stroke dan masalah jantung lainnya. Oleh karena itu, mendeteksi irama denyut jantung bisa menjadi cara yang vital untuk mengingatkan untuk memeriksakan diri lebih awal.
Meskipun demikian, Apple Watch--maupun monitor denyut jantung lain seperti FitBit--masih jauh dari mampu mendiagnosis kondisi jantung. Namun, Topol tetap mengantisipasi bahwa data pola denyut jantung yang dihasilkan dapat memberikan data yang berharga bagi para ahli jantung. (*)
Baca juga Selain IPhone X, Apple Juga Luncurkan Apple Watch Seri 3