Busana Terinspirasi Braga Bandung Jadi Pusat Perhatian di IFW 2018

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 02 April 2018
Busana Terinspirasi Braga Bandung Jadi Pusat Perhatian di IFW 2018

Shafira angkat tema Ngabaraga di IFW 2018. (foto: dok. Shafira)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERHELATAN fesyen akbar Indonesia Fashion Week 2018 yang digelar di Jakarta Convention Center menghadirkan para desainer ternama Tanah Air. Mereka unjuk gigi memamerkam beragam mahakarya terbaik mereka.

Tak terkecuali dengan berbagai brand ternama Tanah Air yang telah melanglang buana di jagat fesyen, khususnya untuk busana muslim.

Salah satu brand busana muslim ternama Tanah Air, Shafira, juga sukses menyedot perhatian para pencinta mode di Indonesian Fashion Week 2018. Pada kesempatan kali ini, brand asal Kota Bandung itu kembali menyuguhkan koleksi terbaru mereka yang merupakan hasil kerja bareng. Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung, Shafira menampilkan 50 koleksi busana muslim high-end dengan tema Ngabaraga.

Koleksi Shafira di IFW 2018. (foto: dok. Shafira)

Dengan dukungan dari Pemkot Bandung, sinergi Shafira diharapkan dapat mendukung aspirasi pengembangan ekonomi kreatif yang digerakkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Hal itu terkait dengan ada program budayakan 4F, yaitu bidang fesyen, food, folk, dan film.

“Kami membawa misi untuk mengenalkan perkembangan serta prestasi kota Bandung atas kerja keras semua pihak yang ingin membawa perubahan,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny pada siaran pers yang diterima Merahputih.com, Minggu (1/4).

(foto: dok. Shafira)

Alasan pengangkatan tema Ngabaraga ialah koleksi yang terinspirasi dari Jalan Braga yang notabene merupakan salah satu jalan bersejarah di Kota Bandung.

Fenny Mustafa selaku pendiri Shafira Corporation menuturkan pihaknya akan selalu konsisten dalam menghadirkan mode yang baru dan beda, tapi dengan nuansa budaya Indonesia.

“Di IFW kali ini kami membawa tenun Garut dan juga aplikasi beads bunga karena Bandung terkenal dengan kota kembang,” ucap Fenny.

(Foto: dok Shafira)

Selain itu, Fenny juga menuturkan bahwa penampilan fashion show di IFW 2018 telah ditata layaknya sebuah lorong waktu yang membawa memori dari Jalan Braga di 1920-an hingga berjalannya waktu.

“Koleksi Ngabaraga memiliki style distinctive androginy dengan warna yang natural cerah seperti biru langit, white creme, pink senja, dan hijau tosca,” paparnya.

Sementara itu, dari total 50 set warna, akan dibagi dalam empat sequence yang masing-masing membawa kidah alegori tersendiri, yaitu Braga Silam, Gumeulis Braga, Braga Kin, dan Bagja Braga.(Ryn)

Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Bagikan