MerahPutih Nasional - Pasca penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto pagi tadi, para netizen ramai-ramai mengusung tagar "Cicak Vs Buaya" dan topik terpopuler di lini masa jejaring sosial Twitter.
Namun kali ini netizen tak hanya menyoal KPK yang dianggap sebagai "cicak" hanya melawan "buaya" yang dianggap sebagai Polisi Netizen memandang "banteng" diibaratkan sebagai partai yang berkuasa saat ini, PDIP.
"Pertarungan #Cicak Vs (Buaya+Banteng) segera di mulai. ¢¢ @SangPemburu99 @jonru @MustofaNahra @PintarPolitik tulis akun @azizppri
"Suatu saat dalam sejarah kita kenal singa melawan banteng, lalu cicak vs buaya, kini cicak melawan banteng dan buaya," kicau akun @JJRizal.
"KPK vs Polisi lalu PDIP vs KPK. Sepertinya lanjutan "Cicak vs Buaya" yg sekarang jadi nambah "Cicak vs Buaya + Banteng Bohay" Hehehe," sebut akun @negativisme
"Cicak vs Buaya Jilid II, Ayo pak Jokowi lekas bertindak... #SaveKPK #CicakVsBuayaJilid2 #CICAKvsBANTENG," ucap akun @snuffcious
"Cicak Vs Buaya, sponsor Banteng. Gawat gawat," pungkas akun @YosafatiWaruwu
Bambang Widjojanto ditangkap aparat Bareskrim Polri di Depok, Jawa Barat, Jumat pagi. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut ditangkap dinilai telah menyuruh saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam persidangan kasus sengketa Pilkada Kotawaringin Barat pada 2010 silam. (Man)
Berita Lainnya: