Buntut Kericuhan, PSSI Larang Arema FC Tuan Rumah sampai Selesai Musim
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
MerahPutih.com - Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10), usai Arema melawan Persebaya.
Akibat peristiwa itu, PSSI melarang Arema FC menjadi tuan rumah sampai Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 selesai.
"Tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan PSSI, Minggu (10/2), seperti dikutip Antara.
Baca Juga:
Kericuhan Usai Derbi Jatim Arema Vs Persebaya Telan Korban Jiwa
Iriawan mengatakan, PSSI menyesalkan peristiwa yang disebut-sebut menimbulkan korban jiwa itu.
PSSI sudah membentuk tim investigasi yang segera berangkat ke Malang untuk menemukan gambaran utuh mengenai kejadian tersebut.
Iriawan juga menegaskan dukungan kepada polisi guna menyelidiki kerusuhan tersebut.
Baca Juga:
Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Pelatih Guam Sebut Timnas Indonesia Tangguh
"Kami berduka cita dan meminta maaf kepada korban serta semua pihak atas insiden tersebut," kata Iriawan.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) sendiri sudah memutuskan Liga 1 Indonesia musim ini selama satu pekan setelah kerusuhan tersebut. (*)
Baca Juga:
FIFA Nilai Rumput Stadion Manahan Terlalu Empuk, Pemkot Solo Lakukan Pemangkasan
Bagikan
Berita Terkait
Kalah Dari Persib, Pelatih Persis Solo Ngaku Kalah Pengalaman
Rio Fahmi dan Hansamu Yama Susul Gustavo Franca ke Arema, Singo Edan Makin Persija
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Link Live Streaming PSIM Yogyakarta vs Persebaya, 25 Januari 2026
Persib Taklukan Persija 1-0, Pimpin Klasemen Liga
Suporter Persija Jakarta Diminta Tidak Datang ke Stadion GBLA
Link Siaran Langsung PSM Makassar Vs Persebaya, Bentar Lagi Kick-off!
Berada di Zona Degradasi, Persis Solo Bertekad Cukur PSM Makassar
Kick-of Sebentar Lagi, Ini Link Siaran Langsung Derby Panas Persebaya Vs Arema!
Link Live Streaming Persik vs Persebaya, 7 November 2025