Film

'Bullet Train' Hadirkan Aksi Penuh Ketegangan dalam Perjalanan Kereta Cepat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Agustus 2022
'Bullet Train' Hadirkan Aksi Penuh Ketegangan dalam Perjalanan Kereta Cepat

Film Bullet Train mengambil latar di Jepang. (Foto: Instagram/bullettrainmovie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTI judulnya, Bullet Train mengambil latar tempat bukan di pusat kota Tokyo, melainkan di sebuah perjalanan antarkota dengan menggunakan kereta peluru atau kereta cepat dari Tokyo ke Kyoto. Ini bukanlah kali pertama bagi pembuat film Hollywood untuk membuat Tokyo jadi 'berantakan' dengan cerita penuh aksi yang memacu adrenalin.

Berfokus pada karakter Ladybug (Brad Pitt), seorang mantan pembunuh profesional yang menghadiri terapi dan kembali bekerja dengan sikap optimistis dan positif dari sebelumnya. Dia ditugaskan oleh manajernya, Maria Beetle, untuk menyelesaikan tugas sederhana yakni mencuri sebuah tas di dalam kereta peluru tersebut.

Baca juga:

Meski Sudah Rampung, Warner Bros. Batal Merilis Film 'Batgirl'

Bullet Train adalah film yang didasarkan dari novel Maria Beetle (2010) karya K?tar? Isaka. Alih-alih mengambil protagonis yang sama dari karya tulis tersebut, sutradara David Leitch dan penulis naskah Zak Olkewicz mengambil putaran yang berbeda.

Di novel, lakon utamanya adalah Yuichi Kimura, sementara dalam film, adalah Ladybug. Selain itu, seluruh tokoh di dalam novel adalah orang Jepang, sedangkan di dalam film, tokoh Jepangnya hanya Kimura dan The Elder.

Keputusan ini tentu akan membuat pilihan dan alur cerita dengan novel menjadi berbeda. Namun, ini bukan hal yang berarti, mengingat penonton dibawa ke dalam perjalanan yang tak kalah menegangkan.

Berlatar hampir sepenuhnya di rangkaian gerbong kereta peluru, sutradara dan penulis naskah harus lihai merangkai adegan agar petualangan ini tidak membosankan untuk audiens.

Baca juga:

Lady Gaga Ungkap akan Main di Sekuel ‘Joker’

Leitch yang dikenal dengan karya-karya seperti Atomic Blonde (2017), Deadpool 2 (2018), dan Hobbs & Shaw (2019), agaknya masih menggunakan formula yang sama untuk Bullet Train, yakni gabungan aksi dan elemen 'kekerasan' yang dibalut dengan sentuhan humor. Upaya Leitch untuk menyatukan aksi brutal, humor, dan drama menyentuh pun bisa dibilang cukup berhasil.

Hal menarik lainnya dari Bullet Train adalah perpaduan bahasa Inggris dan Jepang yang bisa ditemukan di sepanjang film. Selain menegaskan latar, berbagai istilah, dialog, budaya pop (pop culture), dan huruf kanji yang disematkan menambah wawasan menarik bagi audiens.

Banyak istilah dan budaya pop Jepang lainnya yang bisa diulik sepanjang film ini, dan pastinya menyenangkan bisa belajar berbagai hal unik melalui sebuah film.

Secara keseluruhan, Bullet Train bisa menjadi pilihan tontonan bioskop yang ringan, mengasyikkan, namun juga menegangkan. (*)

Baca juga:

Lady Gaga Ungkap akan Main di Sekuel ‘Joker’

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
Callina Liang menjalani latihan bela diri 5–6 hari sepekan dan mengonsumsi 12 telur sehari demi memerankan Chun-Li di film Street Fighter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Bagikan