BPN Sebut Libur Sekolah Saat Ramadhan adalah Strategi Kebudayaan
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak (MP/Gomes Roberto)
MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyebutkan rencana meliburkan sekolah saat bulan Ramadhan bukan sekadar kebijakan pendidikan, tetapi sebagai strategi kebudayaan.
"Libur lebaran ketika bulan Ramadhan bukan hanya kebijakan pendidikan. Tapi ini bagi kami adalah strategi yang lebih besar. Kami sebutnya sebagai strategi kebudayaan," kata Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak seperti dilansir Antara, Kamis (21/3).
Menurut dia, ada pandangan keliru soal kebudayaan yang dianggap hanya terkait budaya daerah, adat istiadat atau tari-tarian, padahal jika berbicara kebudayaan bangsa, pendidikan dan kesehatan juga termasuk.
"Jadi ada mindset keliru ketika bicara kebudayaan, seolah dipersempit hanya sekitar tentang tari-tarian, tentang ada istiadat. Hanya itu saja. Bicara kebudayaan itu tentu bicara seluruh segmentasi budaya bangsa, terutama pendidikan, kesehatan dan lainnya," papar Dahnil.
Menurut Dahnil, libur satu bulan itu bisa dimanfaatkan peserta didik untuk meningkatkan pemahaman toleransi sesama umat manusia.
Jadi, kata dia, di bulan Ramadhan bukan lagi berdebat soal warung buka atau tidak dan perlunya sweeping atau tidak. Tapi sudah bicara bagaimana fokus belajar agama dalam satu bulan tersebut.
Terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) bagi siswa sekolah, kata dia, akan diganti dengan penelusuran minat dan bakat mengingat UN menjadi beban bagi siswa.
"Kita akan menghapus ujian nasional, kita ganti dengan penelusuran minat dan bakat. Jadi kita ingin memastikan bahwa pendidikan kita itu menjadi sarana yang menggembirakan, pendidikan yang menggembirakan. Pendidikan yang mencerahkan, kemudian dia memajukan," ujarnya.
Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, no urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan no urut 02 Prabowo-Sandiaga. (*)
Baca Juga: Sandiaga Ingin OKE-OCE Diterapkan Nasional, TKN Sebut di Jakarta Banyak yang Bangkrut
Bagikan
Berita Terkait
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Presiden Prabowo dan Mas Didit Unggah Foto Bersama Zinedine Zidane dan Putranya di Sela WEF
Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia
Gabung di Dewan Perdamaian Ala Trump, Komisi I DPR Bakal Minta Penjelasan Pemerintah
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris