Selebritas

Bondan Prakoso Dikabarkan Meninggal, ini Faktanya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 29 Januari 2019
Bondan Prakoso Dikabarkan Meninggal, ini Faktanya

Bondan Prakoso dikabarkan meninggal dunia akibat meme. (foto: Instagram @klatenphotograph)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASIH ingat Bondan Prakoso? Penyanyi cilik yang dulu terkenal dengan lagu Si Lumba-Lumba ini dikabarkan meninggal dunia.

Bondan dikabarkan meninggal dunia setelah fotonya dengan tulisan RIP beredar di media sosial. Apa benar Bondan meninggal?


1. Judul lagu

RIP, bondan prakoso
Ternyata RIP yang dimaksud merupakan judul lagu, Rhyme in Peace. (Foto: polinks.com)

Ternyata tulisan RIP dalam foto Bondan itu merupakan judul lagunya bersama Fade2Black. RIP merupakan sigkatan dari Rhyme In Peace. Banyak yang salah paham mengira bahwa foto itu bertujuan mengumumkan kematian Bondan Prakoso.

Lagu itu sebenarnya sudah dirilis sejak 2007 silam dan dibuat khusus untuk menghormati teman mereka.

2. Berawal dari meme

bondan prakoso, RIP
Kabar tersebar lewat meme RIP. (foto: Instagram @gungdemayun)


Foto yang beredar di Instagram itulah yang membuat banyak orang semakin kaget. Hal itu disebabkan sudah lama tidak terdengar kabar dari Bondan. Namun, tiba-tiba saja ia diberitakan meninggal.

Awalnya, foto itu menyebar lewat meme di dunia maya. Banyak orang yang menjadi percaya, padahal belum mengetahui kebenarannya. Tak sedikit yang ikut menyebarkan foto itu. Akibatnya, 'pengumuman kematian' itu semakin viral.

Dari sini, kamu bisa belajar untuk selalu mengecek ulang informasi dan jangan mudah percaya ya!


3. Lagu untuk sahabat

bondan prakoso, RIP
Lagu RIP dibuat untuk sahabat. (foto: Instagram @kartika_rhmaa)


Lagu Ryhme in Peace memang lagu bertema kematian karena Bondan dan Fade2Black membuatnya untuk teman mereka yang sudah meninggal. Lagu itu didedikasikan untuk 'beatmaker' Fade2Black yang meninggal dunia pada 2006.

Lirik lagu RIP ini juga berisikan arti persahabatan dan kekeluargaan. 'Sahabat terbaik dalam mengejar mimpi. Teman terhebatku untuk dapat berdiri'. Itulah sepenggal lirik yang dibuat untuk sahabat mereka yang sudah pergi.(ver)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan