MerahPutih.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak masih sabar menantikan penyerangnya Sergio castel membuka keran golnya. Sejak didatangkan awal Februari 2026, pemain asal Spanyol itu belum mencatatkan gol.
Sergio Castel memiliki tujuh laga sisa di Super League untuk membuktikan kualitasnya. Sejauh ini, eks Malaga itu kerap dimasukan di babak kedua oleh Bojan Hodak.
Bojan Hodak menjelaskan bahwa setiap pemain, terlebih sosok baru membutuhkan proses, juga adaptasi. Waktu adaptasi untuk menunjukkan kemampuan berbeda setiap pemainnya.
Ia memberi contoh Ramon Tanque dan Andrew Jung, hingga akhirnya pecah telur dan terus cetak gol.
“Ada pemain yang butuh waktu enam bulan, ada yang butuh satu bulan, ada yang butuh tiga tahun untuk beradaptasi. Ini kendalanya, lihat cara mereka bagaimana beradaptasi, pada putaran pertama (Uilliam) Barros yang banyak mencetak gol, lalu (Andrew) Jung mulai mencetak gol, lalu sekarang Ramon (Tanque),” kata Hodak.
Baca juga:
Bojan Hodak Tidak Mengamini Lawan Persib di Sisa Super League Lebih Berat dari Borneo FC dan Persija
Bojan Hodak engan memberi desakan. Pemain seperti Sergio Castel perlu untuk terus didukung.
Pada pemain perlu back up satu sama lain, dan percaya. Hingga siapa pun yang mencetak gol adalah buah dari kerja sama, terpenting meraih kemenangan dan berada di puncak klasemen.
“Siapa pun yang bisa mencetak gol, itu tidak penting, terpenting kami menang, dan kami ada di nomor satu. Dulu saat saya pertama tiba, kami ada di urutan ke-16, apa yang harus dikeluhkan?” tanya Hodak.
Pelatih asal Kroasia ini menyinggung sosok legenda sepak bola Kroasia Luka Modric ketika pindah ke Real Madrid.
“Saya pikir setiap pemain butuh beradaptasi. Lihat Modric, ketika enam bulan dia datang ke Madrid, dia dicap pembelian terburuk, akhirnya dia dinobatkan sebagai pembelian yang terbaik,” jelasnya. (*)