BNPB Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Titik Api di Bawah Permukaan Tanah

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 05 September 2026
BNPB Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Titik Api di Bawah Permukaan Tanah

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memanfaatkan teknologi drone thermal untuk mendeteksi sumber api yang berada di bawah permukaan tanah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BNPB juga menggunakan metode injeksi surfaktan untuk membantu menangani titik api yang berada di bawah permukaan tanah.

Baca juga:

Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan penggunaan drone thermal menjadi salah satu upaya untuk menemukan titik api yang tidak dapat terlihat secara langsung dari permukaan.

Jadi kami menggunakan hal yang baru saat ini dengan drone thermal yang bisa menemukan nanti titik-titik api di bawah permukaan yang tidak terlihat,

ujar Berton dalam konferensi pers, Jumat (4/9).

Injeksi Surfaktan

Selain mendeteksi sumber api, BNPB juga melakukan penanganan terhadap titik api yang berada di bawah tanah dengan injeksi surfaktan. Menurut Berton, metode tersebut membantu membuat air lebih mudah terkumpul di dalam tanah sehingga meningkatkan kelembapan tanah di sekitar titik api.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan karhutla, khususnya untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api yang berada di bawah permukaan dan sulit terdeteksi secara visual.

Baca juga:

Cegah Titik Baru Api, BNPB Jaga Ketat Wilayah Terdampak Karhutla

Penggunaan surfaktan membantu air meresap dan membasahi tanah di sekitar titik api sehingga dapat membantu proses pemadaman api yang berada di bawah permukaan.

Seiring dengan masih adanya wilayah yang terdampak karhutla, BNPB mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah terdampak, untuk menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Langkah Pencegahan

Berton juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Salah satunya dengan tidak membakar sampah serta memastikan puntung rokok telah benar-benar padam sebelum dibuang.

Baca juga:

Habitat Satwa Ikut Terdampak Karhutla, DPR Dorong Tambahan Anggaran Rp 1,34 Triliun

Masyarakat yang melakukan kegiatan wisata alam maupun berkemah juga diminta mematuhi ketentuan dan arahan pengelola kawasan.

Ketika ada warga yang melakukan wisata alam atau kemping selalu ikuti arahan pengelola yang berlaku, pengelola wisata tersebut. Jika menyalakan api diperbolehkan di sana atau pemanas, pastikan telah padam sempurna saat meninggalkan lokasi,

jelas Berton.

Menurutnya, langkah pencegahan tersebut penting untuk menghindari munculnya kebakaran baru, khususnya di kawasan wisata alam yang memiliki potensi terdampak karhutla.

Masyarakat Diminta Laporkan Titik Api

Baca juga:

BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan

BNPB juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, potensi kebakaran, maupun kondisi kedaruratan lainnya di lingkungan sekitar.

Segera menghubungi BNPB di 117 atau BPPD atau instansi terkait lainnya ketika melihat adanya titik api, potensi kebakaran, atau kejadian kedaruratan lainnya di lingkungan sekitar agar segera dilakukan penanganan oleh pihak yang terkait,

terangnya.

BNPB turut mengimbau pemerintah daerah untuk melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan. Salah satu poin penting dalam instruksi tersebut adalah larangan membuka lahan dengan cara membakar.

"Ini penting agar tidak terjadi kebakaran baru di wilayah-wilayah wisata alam," pungkasnya. (Asp)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #BNPB #Drone
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - 2 jam, 28 menit lalu
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Selain penanganan karhutla, BNPB bersama pemerintah daerah dan organisasi atau lembaga nirlaba menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Perusahaan asing yang diberikan konsesi, tapi malah melakukan pelanggaran, bahkan hingga 19 kali.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Indonesia
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Prabowo menanggapi ejekan soal karhutla, menyinggung dugaan keterlibatan perusahaan asing, dan meminta catatan pelanggaran konsesi hingga 19 kali diperiksa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Indonesia
Anggota Dewan Malaysia ‘Sentil’ Prabowo Pakai Bahasa Jawa, biar Ngerti Persoalan Karhutla Serius
Ia mengatakan karhutla di Indonesia telah menyebabkan Malaysia diselimuti asap dan kesehatan warga terganggu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Anggota Dewan Malaysia ‘Sentil’ Prabowo Pakai Bahasa Jawa, biar Ngerti Persoalan Karhutla Serius
Indonesia
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Prabowo mengancam mencabut izin perusahaan yang melanggar aturan karhutla. Satu korporasi diduga terlibat dalam kasus serupa sebanyak 19 kali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Indonesia
Pemerintah Transfer Rp 1,2 Triliun ke 7 Provinsi Terdampak Karhutla
Provinsi yang menerima bantua, yakni Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Riau.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemerintah Transfer Rp 1,2 Triliun ke 7 Provinsi Terdampak Karhutla
Indonesia
Sugiono Tanggapi Kritik Malaysia soal Kabut Asap, Sebut Indonesia Terdampak Langsung
Sugiono merespons kekhawatiran Malaysia dan Singapura soal kabut asap karhutla. Pemerintah menyebut komunikasi diplomatik dan koordinasi teknis terus dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Sugiono Tanggapi Kritik Malaysia soal Kabut Asap, Sebut Indonesia Terdampak Langsung
Indonesia
Tanggapi Tawaran Bantuan Malaysia dan Singapura untuk Penanganan Karhutla, Pemerintah Klaim Masih Mampu
Pemerintah mengerahkan 71.000 personel darat dan sekitar 35 helikopter untuk menangani karhutla. Sugiono menyebut bantuan asing perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Tanggapi Tawaran Bantuan Malaysia dan Singapura untuk Penanganan Karhutla, Pemerintah Klaim Masih Mampu
Bagikan