BMKG: Waspadai Potensi Hujan Ekstrem Sampai Januari 2018

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 14 Oktober 2017
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Ekstrem Sampai Januari 2018

Citra satelit Himawari (Foto: bmkg.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi hujan ekstrem yang bakal terjadi sampai Januari 2018 mendatang.

"Hujan ekstrem masih berpotensi terjadi karena baru awal musim. Kalau di Cilacap sendiri ada tiga puncak musim hujan, yakni November, Desember, dan Januari," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (14/10).

Dia mengatakan, puncak musim hujan pada November berlangsung di wilayah selatan Kabupaten Cilacap atau daerah pesisir.

Sementara, di wilayah tengah Kabupaten Cilacap cenderung pada bulan Desember dan wilayah barat pada bulan Januari. Dengan demikian, kata dia, hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem masih berpeluang terjadi di Cilacap.

Selain itu, lanjut dia, durasi turunnya hujan pada masa puncak secara umum berlangsung lebih lama dengan intensitas lebat.

"Kalau banjir yang terjadi pada akhir pekan kemarin disebabkan oleh hujan ekstrem yang turun dalam beberapa jam," kata dia.

Karena itu, Teguh mengimbau warga Kabupaten Cilacap terutama yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana tersebut.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan angin puting beliung yang berpotensi terjadi pada awal musim hujan. Waspadai juga petir yang berpotesi terjadi pada musim hujan," katanya.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap pada hari Sabtu (7/10) dilanda banjir akibat hujan ekstrem karena berdasarkan hasil pengukuran curah hujan harian di Stasiun Meteorologi Cilacap, curah hujan sejak pukul 01.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB tercatat mencapai 171,6 milimeter.

Bahkan, curah hujan pada durasi yang sama di Bandara Tunggul Wulung, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, tercatat mencapai 298 milimeter. (*)

Sumber: ANTARA

#BMKG #Cuaca Buruk
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta 5 Februari 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Bakal Diguyur Hujan
Memasuki malam hari, cuaca Jakarta cenderung membaik dan kembali cerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 5 Februari 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Bakal Diguyur Hujan
Berita Foto
Hujan Intensitas Tinggi di Jakarta, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada
Aktivitas pekerja memakai payung saat hujan mengguyur kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 04 Februari 2026
Hujan Intensitas Tinggi di Jakarta, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada
Indonesia
Jakarta Cerah pada Selasa (3/2) Pagi, BMKG Peringatkan Hujan Ringan Guyur Tiga Wilayah Saat Sore
Memasuki sore hari, dinamika cuaca mulai berubah signifikan.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Jakarta Cerah pada Selasa (3/2) Pagi, BMKG Peringatkan Hujan Ringan Guyur Tiga Wilayah Saat Sore
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 2 Februari: Hujan Merata Hingga Malam
Menjelang pukul 22.00 WIB, intensitas hujan di beberapa titik mulai menunjukkan tren penurunan
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 2 Februari: Hujan Merata Hingga Malam
Indonesia
Jumat Siang Ini 50 RTdi Ibu Kota Masih Kebanjiran, 2 Jalan Tergenang
Terdapat dua ruas jalab yang kebanjiran berlokasi di Jl. Pulo Raya IV, Kelurahan Petogogan dan GG. Langgar, Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Jumat Siang Ini 50 RTdi Ibu Kota Masih Kebanjiran, 2 Jalan Tergenang
Indonesia
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Jabodetabek, Warga Diminta Tetap Waspada
BMKG umumkan Jabodetabek memasuki puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2026. Masyarakat diminta waspada potensi cuaca ekstrem dan angin kencang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Jabodetabek, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara hingga 2,5 Meter
Gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
Frengky Aruan - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara hingga 2,5 Meter
Indonesia
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
BMKG juga menyoroti informasi yang beredar di media sosial soal OMC memiliki risiko dan seperti bom waktu.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
Indonesia
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
Operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke dihentikan akibat cuaca ekstrem. Gelombang laut capai 2,5 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
Indonesia
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
Pemerintah Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta memang sudah mengalokasikan anggaran untuk satu bulan penuh melakukan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
Bagikan