BMKG Giatkan Sekolah Lapang Gempa

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 04 Januari 2019
BMKG Giatkan Sekolah Lapang Gempa

Petugas tengah mengamati monitor prakiraan cuaca di gedung pusat BMKG, Jakarta. (Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggiatkan Sekolah Lapang Gempa untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dengan gempa bumi dan tsunami.

"Tahun ini ada 30 kegiatan SLG (Sekolah Lapang Gempa) di beberapa provinsi yang bertujuan untuk membuka wawasan kegempaan," kata Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Tiar Prasetya di Jakarta, Jumat (4/1).

Dia menjelaskan SLG bertujuan menguatkan peran BPBD dan pemangku kepentingan di daerah agar memahami informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami sehingga dapat memberikan arahan yang benar kepada masyarakat.

"Jadi, saat terjadi gempa bumi dan berpotensi tsunami. Pemangku kepentingan sudah mengerti apa yang harus dilakukan dan masing-masing paham tugasnya," kata dia.

SLG menyasar BPBD, masyarakat, sekolah, aparat, dan media di wilayah rawan gempa bumi dan tsunami, untuk memahami potensi gempa bumi dan tsunami di wilayahnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap gempa bumi dan tsunami, serta memahami pesan BMKG terkait dengan peringatan dini.

Tiar mencontohkan salah satu kegiatan SLG yaitu melakukan permainan kegempaan bagi anak-anak untuk membuka wawasan kegempaan mereka.

SLG telah dilakukan sejak 2015 di 10 kabupaten dan kota, meningkat menjadi 23 kabupaten/kota pada 2016, satu kota pada 2017, dan di dua kota pada 2018.

Wilayah Indonesia rawan bencana, seperti gempa bumi dan tsunami, yang termasuk dalam bencana geologi.

Meski jumlah bencana geologi yang merusak lebih sedikit dibandingkan dengan bencana hidrometeorologi. Tetap saja, kata Tiar, menyebabkan banyaknya jumlah korban jiwa.

BNPB mencatat terjadi 20 kali gempa bumi yang merusak selama 2018 yang telah menyebabkan 572 orang meninggal, 2.012 orang luka-luka, 483.364 orang mengungsi dan terdampak, dan 16.520 rumah rusak.

Selain itu, gempa bumi disusul tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah pada 2018, di mana tercatat 4.231 orang meninggal dunia dan hilang.

Selain itu, tsunami di Selat Sunda pada 22 Desember 2018 akibat longsoran Gunung Anak Krakatau hingga menyebabkan lebih dari 400 orang meninggal dunia.

#BMKG
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Getaran gempa dilaporkan dirasakan berskala MMI III-IV di Liang, Amahai, Kairatu, hingga Ambon, Seram Utara, Sorong berskala II-III MMI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
Sementara itu, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat akan didominasi cuaca berawan tebal yang diselingi rintik hujan ringan di beberapa waktu
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan pada Jumat, 16 Januari 2026
Di Pulau Jawa, hujan ringan mengguyur Kota Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, sementara Kota Semarang akan terjadi hujan dengan intensitas sedang.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan pada Jumat, 16 Januari 2026
Indonesia
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Dampak tidak langsung dari sistem ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Januari 2026
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Berita
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Informasi BMKG, intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari.
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Sangat Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Kamis (15/1)
Selain curah hujan tinggi, BMKG juga memetakan potensi cuaca ekstrem berupa hujan petir yang mengancam wilayah Bandar Lampung, Jakarta, Banjarmasin, dan Samarinda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Sangat Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Kamis (15/1)
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari pada Kamis, 15 Januari 2026
Jakarta akan diguyur hujan sepanjang hari pada Kamis, 15 Januari 2026, sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari pada Kamis, 15 Januari 2026
Indonesia
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Rabu (14/1)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem Rabu (14/1). Hujan lebat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di banyak kota besar Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Rabu (14/1)
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Rabu, 14 Januari 2026
Kota-kota yang akan diguyur hujan sedang hingga lebat dengan disertai petir dan angin kencang yakni Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Tanjung Selor, Kupang, Ternate, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Frengky Aruan - Rabu, 14 Januari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia
BMKG Sebut Hujan Deras masih Mengintai Jakarta Sepekan Mendatang
Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari belakangan ini dipengaruhi penguatan Monsun Asia yang meningkatkan suplai massa udara basah.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
BMKG Sebut Hujan Deras masih Mengintai Jakarta Sepekan Mendatang
Bagikan