BMKG Coba Kendalikan Cuaca di Langit Sumatra Hingga 3 Desember
Paparan operasi modifikasi cuaca dampak siklon senyar yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
MerahPutih.com - Pemerintah melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tiga posko wilayah Pulau Sumatra.
OMC akan berlangsung hingga Rabu (3/12) mendatang dengan pusat operasi di Posko Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (Aceh), Posko Kualanamu (Medan), dan Posko Bandara Internasional Minangkabau (Padang).
Tujuan dari OMC ini untuk mengurangi potensi hujan saat penyaluran bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Baca juga:
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
“Kita berusaha menjaga agar proses penyelamatan, kedaruratan, dan upaya drop logistik tidak terganggu dengan cuaca ekstrem atau curah hujan tinggi. Kita menebarkan NaCl (larutan garam halus) di daerah-daerah agar hujan bisa turun di daerah yang tidak rawan,” kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam rapat bersama Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin (1/12).
Di daerah yang sangat rawan, BMKG akan menebarkan Kalsium Oksida (CaO) untuk memecah hujan agar tidak turun di lokasi berisiko tinggi dan dapat menyebar ke wilayah lain.
Baca juga:
Bulog Tambah Pasokan Beras ke Dearah Bencana Sumatra, Pastikan Kebutuhan Tercukupi
“Kita melakukan OMC itu untuk memberi hujan atau mencegah terjadinya hujan. Saat ini, penerbangan terus kami lakukan, total ada lima pesawat di Posko Aceh, Medan, dan Padang,” tutur Teuku Faisal, dilasnir Antara
Untuk itu, BMKG meminta pemerintah provinsi, khususnya gubernur, segera menetapkan status siaga darurat ketika menerima peringatan dini bencana.
“Karena tanpa status tersebut, BMKG dan BNPB tidak bisa melakukan operasi modifikasi cuaca,” tandas orang nomor satu di BMKG itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan pada Jumat, 16 Januari 2026
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Sangat Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Kamis (15/1)
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari pada Kamis, 15 Januari 2026
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir