Bluesky, Jadi Aplikasi Alternatif Twitter?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 09 Mei 2023
Bluesky, Jadi Aplikasi Alternatif Twitter?

Aplikasi ini dikelola dengan sistem desentralisasi. (Unsplash/NordWood Themes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BLUESKY adalah platform media sosial yang saat ini menjadi aplikasi yang paling ramai dibicarakan di internet. Namun kamu perlu undangan untuk melihat dan mencobanya.

Klon Twitter terdesentralisasi ini masih dalam versi beta, dan undangan untuk mencobanya terbilang langka. Hingga saat ini, Twitter penuh dengan orang yang meminta kode akses Bluesky.

Baca Juga:

ChatGPT Kembali Beroperasi di Italia

Bluesky menjadi platform terbaru yang disebut sebagai alternatif pengganti Twitter yang potensial, setelah pengambilalihan aplikasi media sosial itu oleh Elon Musk.

Versi beta Bluesky sudah dipublikasikan pada bulan Februari. Platform ini tumbuh pada bulan April karena banyaknya pengguna Twitter berbondong-bondong pindah ke sana.

Pada hari Jumat lalu (05/05), politisi seperti Alexandria Ocasio-Cortez, dan selebritas Chrissy Teigen telah bergabung dengan platform ini.

Bluesky sebenarnya sudah ada sejak 2019, namun baru pada tahun 2020 menjadi perusahaan yang memiliki kepentingan publik dengan dukungan dari mantan CEO Twitter Jack Dorsey.

Dorsey, yang ikut mendirikan Twitter pada tahun 2006 dan mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif pada tahun 2021, sekarang menjabat sebagai dewan direksi Bluesky.

Platform ini juga merngabarkan bahwa mantan insinyur perangkat lunak Twitter Jay Graber juga dibawa untuk membantu meluncurkan platform baru yang satu ini.

Meskipun aplikasi Bluesky memiliki banyak kesamaan dengan Twitter, namun perbedaan utamanya adalah aplikasi ini dikelola dengan sistem desentralisasi. Itu berarti data pengguna dapat disimpan di server independen alih-alih yang dimiliki oleh perusahaan. Di masa mendatang, pengguna dapat mengembangkan server mereka sendiri yang dapat digunakan dengan komunitas yang dipilih.

Baca Juga:

Terlalu Banyak Aplikasi Bikin Gawai Mudah Diretas

sosmed
Platform ini memungkinkan pengguna untuk menggungah teks dan gambar ke umpan pusat. (Bluesky)

“Bahwa akan sangat bagus jika pengguna dapat memiliki data dan hubungan mereka. Dapat memiliki algoritma transparan dan pilihan algoritmik. Lebih banyak akuntabilitas dan kontrol pengguna pada platform sosial dimoderasi,” tulis Graber dalam unggahan blog bulan lalu seperti ditulis NBC.

“Kami merancang dan membangun sistem yang menurut kami dapat mencapai tujuan yang disebutkan di atas,” lanjut unggahan tersebut.

Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah teks dan gambar ke umpan pusat, mengikuti pengguna lain, dan menggungah ulang (mirip dengan fitur retweet).

Tampilan dan nuansanya hampir identik dengan Twitter, dan kabarnya, laman utama milik para penggunanya dipenuhi dengan meme dan lelucon.

Namun, sejauh ini, pengguna tidak memiliki kemampuan untuk mengarahkan pesan satu sama lain atau memblokir orang lain.

Unggahan, atau dalam istilah Bluesky "skeet", dibatasi hingga 300 karakter. Saat ini tidak ada kemampuan untuk mengunggah video, tetapi pengguna dapat mem-posting gambar. (dsh)

Baca Juga:

Hindari Penipuan, Tinder Rilis Fitur Swavideo

#Media Sosial #Sosial Media #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Vivo X500 Series Resmi Dikonfirmasi Meluncur September 2026, Fokus ke Kamera Cinematic
Vivo X500 Series dikonfirmasi rilis September 2026. HP ini berfokus pada kamera cinematic.
Soffi Amira - 2 jam, 36 menit lalu
Vivo X500 Series Resmi Dikonfirmasi Meluncur September 2026, Fokus ke Kamera Cinematic
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Telefoto 3x Kabarnya Bakal Dihapus?
Samsung Galaxy S27 Ultra kabarnya menghilangkan kamera telefoto 3x. Bocoran ini diungkapkan oleh Ice Universe.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Telefoto 3x Kabarnya Bakal Dihapus?
Tekno
POCO F9 Ultra Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
POCO F9 Ultra muncul di Geekbench. HP tersebut akan membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
POCO F9 Ultra Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
Tekno
Vivo X500 Pro Terungkap Jelang Rilis, Bawa Desain Kamera Baru dan Chip 2nm
Vivo X500 Pro bocor menjelang perilisan September 2026. Hal itu terungkap setelah ada syuting iklan.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Vivo X500 Pro Terungkap Jelang Rilis, Bawa Desain Kamera Baru dan Chip 2nm
Tekno
POCO M8x 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
POCO M8x 5G resmi meluncur di India. HP ini membawa baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
POCO M8x 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
ShowBiz
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Pertumbuhan pendengar podcast di Indonesia menunjukkan potensi yang besar.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Tekno
Redmi 17 Ternyata Dibekali Lampu RGB, Bisa Jadi Penanda Notifikasi hingga Charging
Redmi 17 dilengkapi fitur Backlight Indicator. Fitur tersebut menjadi penanda notifikasi hingga timer kamera.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Redmi 17 Ternyata Dibekali Lampu RGB, Bisa Jadi Penanda Notifikasi hingga Charging
Tekno
Redmi 17 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Harga Mulai Rp 2,8 Jutaan
Redmi 17 resmi meluncur di Indonesia. HP ini membawa baterai jumbo 7.500 mAh dan bisa memutar video selama 28 jam.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Redmi 17 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Harga Mulai Rp 2,8 Jutaan
Tekno
Samsung Galaxy S26 FE Diprediksi Meluncur 27 Agustus 2026, Intip Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy S26 FE diprediksi meluncur 27 Agustus 2026. Kini, bocoran spesifikasi dan harganya mulai bocor.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Samsung Galaxy S26 FE Diprediksi Meluncur 27 Agustus 2026, Intip Harga dan Spesifikasinya
Dunia
Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Persidangan ini akan menguji tuduhan empat negara bagian tersebut bahwa Meta merancang Facebook dan Instagram agar bersifat adiktif bagi anak-anak dan remaja.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
 Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Bagikan