Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Blue Ivy, Alasan Beyonce Bertahan setelah Perselingkuhan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 11 Desember 2017
Blue Ivy, Alasan Beyonce Bertahan setelah Perselingkuhan

Beyonce.(foto: billboard)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FOKUS menjadi orangtua menyelamatkan pernikahan Jay-Z dan Beyonce.

Setelah skandal perselingkuhan, rupanya Beyonce dan Jay-Z masih memiliki cinta untuk satu sama lain. Namun, perjalanan dalam memperbaiki keretakan dalam rumah tangga mereka tidaklah mudah.

"Itu amatlah berat buat mreka untuk tetap bertahan dalam pernikahan itu," ujar sebuah sumber kepada People.

Ia juga menyebut bahwa Beyonce berusaha keras untuk move on dan memaafkan. Namun, tekadnya untuk mempertahankan keutuhan keluarga tak bisa ditawar.

Nyatanya, tekad menjadi orangtua yang baik itulah yang membuat pernikahan pasangan elite itu bertahan.

"Jika bukan karena Blue Ivy, mereka mungkin tak lagi bersama. Butuh waktu bertahun-tahun bagi mereka untuk sampai pada keadaan mereka saat ini," ujar sang sumber.

Bey dan Jay-Z menggunakan musik sebagai terapi untuk masalah pernikahan mereka. Saat ini, mereka bisa berbangga karena berhasil mengatasi permaslahan mereka dan tetap bertahan sebagai sebuah keluarga.

Dua bulan setelah membeli sebuah mansion di Bel Air seharga US$ 88 juta, pasangan yang telah menikah selama sembilan tahun itu menyambut si kembar Rumi dan Sir.

"Memiliki bayi baru membuat hubungan mereka makin erat," imbuh sumber tersebut.

Beberapa waktu lalu, Jay-Z membuka tindakan tak setianya dalam sebuah waancara dengan T: The New York Times Style Magazine. Ia mengakui bahwa melihat luka yang ia timbulkan di wajah orang ia sayangi ialah hal yang berat buatnya.(*)

Baca juga Akui Pernah tak Setia, ini Kata Jay Z Tentang Pernikahannya

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan