K-Pop

Blackswan, Grup K-pop tanpa Orang Korea

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 28 Agustus 2023
Blackswan, Grup K-pop tanpa Orang Korea

Blackswan grup K-pop yang anggotanya berasal dari berbagai belahan dunia.(foto: instagram/blackswan__official)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KINI muncullah Blackswan, grup K-pop yang anggotanya berasal dari berbagai belahan dunia. Ada Gabi dari Brasil, NVee dari Amerika Serikat, Sriya dari India, dan Fatou yang lahir di Senegal dan kini tinggal di Belgia.

Secara bersama-sama, mereka berharap dapat menerobos masuk ke industri yang sangat kompetitif dan bernilai miliaran dolar. Seperti dikabarkan CNN, mereka menyadari sepenuhnya bahwa itu tidaklah mudah. Pertama-tama mereka harus meyakinkan orang-orang yang skeptis bahwa mereka ialah yang terbaik.

BACA JUGA:

Debut dengan Lagu 'Pandora', Girl Group Virtual MAVE: Siap Tampil di Acara Musik

Blackswan bukanlah grup K-pop pertama yang menyertakan anggota warga negara asing lain. Grup-grup seperti GOT7 dan UNIQ memiliki campuran anggota Korea dan Tiongkok, misalnya. Di masa lalu, grup-grup semacam itu cenderung gagal atau lebih buruk lagi. Sebagai contoh, EXP Edition, sebuah boy band yang sebagian besar anggotanya ialah orang kulit putih dan tidak ada orang Korea sama sekali. Mereka memicu kontroversi ketika muncul beberapa tahun lalu, dengan beberapa kritik menuduh mereka telah melakukan perampasan budaya.

blackswan

Secara positif, beberapa melihat susunan pemain non-Korea sebagai tanda positif dari pengaruh budaya Korea yang berkembang di panggung dunia.(foto: instagram/blackswan__official)

Blackswan juga memiliki keraguan akan hal tersebut. Pada sebuah festival, hal itu ditanyakan salah satu penonton kepada Blackswan. Blackswan, dikutip CNN, mengakui bahwa ada respons positif dan negatif tentang hal anggota non-Korea ini. Walau secara positif beberapa melihat susunan pemain non-Korea sebagai tanda positif dari pengaruh budaya Korea yang berkembang di panggung dunia, pendapat negatif pun selalu ada.

Menurut Fatou, kewarganegaraan para anggota Blackswan dan kurangnya warisan Korea tidak terlalu penting. Mereka masih memiliki faktor K. "Kami berbicara bahasa Korea. K-pop ialah pop Korea. Jadi selama bahasanya masih ada, itu masih K-pop," katanya.

Dilatih dengan cara Korea

Keempat anggota mungkin bukan orang Korea, tapi perjalanan mereka menuju Blackswan mengikuti jalur yang sudah lama dikenal dan unik di Korea, yaitu mengikuti audisi untuk menjadi trainee dalam program yang sangat kompetitif.

Diterima sebagai trainee oleh label Korea DR Music saja sudah merupakan sebuah pencapaian. Sejak usia muda, mereka semua memendam kecintaan pada musik dan pertunjukan, dengan ambisi untuk bergabung dengan industri hiburan. Setiap personel telah jatuh cinta dengan K-pop setelah diperkenalkan oleh teman-teman mereka.

Namun, jalan yang mereka lalui sangat sulit. Mereka harus mengikuti pelajaran intensif dalam bahasa Korea. Menurut masing- masing anggotanya bahasa yang sulit dikuasai oleh mereka. Di samping mereka harus latihan tanpa henti untuk bernyanyi, menari, nge-rap, dan lainnya. Gabi setuju dan menimpali, "Semua yang dimiliki oleh grup K-pop, kami juga memilikinya."

Namun, kesulitan seperti itu merupakan bagian dari apa yang membuat seorang bintang K-pop. Menurut CEO DR Management Yoon Deung-ryong, pelatihan seperti ini diperlukan untuk membuat calon musisi yang 'rapi'. "Banyak peserta pelatihan asing yang akhirnya kembali ke negara asalnya karena mereka tidak dapat menyesuaikan diri dengan sistem Korea. Mereka yang berasal dari Eropa atau Amerika Selatan dibesarkan untuk menjadi mandiri dan dengan demikian tidak memiliki kecenderungan untuk mengikuti instruksi," jelas Deung-ryong.

Keempat peserta pelatihan yang terpilih menjadi anggota Blackswan merupakan orang-orang yang mengatasi semua kesulitan-kesulitan yang ada.

BACA JUGA:

BLACKPINK Jadi Girl Group Pertama Gelar Konser di Gocheok Sky Dome

Bintang K-pop dibuat, bukan dilahirkan

Seberat apa pun pelatihan yang dijalani Blackswan, banyak bintang K-pop yang telah menjalani program yang lebih berat, mulai dari usia yang lebih muda dan berlatih lebih lama.

Beberapa trainee mulai berlatih sejak usia delapan tahun, tinggal di asrama yang jauh dari rumah, dan mengikuti diet ketat dan jadwal harian yang ketat.

Para anggota BLACKPINK yang menjadi bintang utama di Coachella tahun ini, berlatih selama enam tahun sebelum debut mereka sebagai sebuah grup. Sementara G-Dragon dilaporkan berlatih selama 11 tahun di dua agensi besar sebelum memulai debutnya.

Sebaliknya, beberapa anggota Blackswan yang lebih baru telah berlatih selama satu tahun atau kurang. Fatou, anggota terlama, bergabung dengan perusahaan ini hanya empat tahun yang lalu.

Proses ini sangat berbeda dengan bagaimana musisi dikembangkan di negara lain, dan merupakan ciri khas genre K-pop, kata Lee Gyu-tag, yang mengajar musik pop dan studi media di Universitas George Mason Korea.

Para peserta pelatihan tidak hanya diajarkan bagaimana cara tampil. Di pelatihan ini mereka juga diajari bagaimana menangani media, bagaimana berinteraksi dengan penggemar, dan bahkan bagaimana menjalankan kehidupan pribadi mereka.

"Apa yang dilakukan (label) tidak hanya membuat rekaman, tetapi membuat seseorang mencapai potensi mereka untuk menjadi musisi yang sebenarnya. Ini adalah karakteristik penting dari industri musik K-pop," jelas Gyu-tag.(dgs)

BACA JUGA:

Peringkat Girl Band Korea Terkini, Urutan Pertama New Jeans

#K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Grup K-Pop Tuli Big Ocean Kembali dengan 'Love Sign'
Lagu ini mengusung permainan kata antara zodiak (star signs) dan astrologi, lalu memadukannya dengan identitas grup yang berakar pada bahasa isyarat
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Grup K-Pop Tuli Big Ocean Kembali dengan 'Love Sign'
ShowBiz
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Sang calo membeli 8.967 tiket pertunjukan dan acara olahraga populer pada September 2018 hingga April tahun ini.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
Bocoran singkat itu pun langsung memunculkan rasa penasaran mengenai judul lengkap lagu yang dimaksud.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
ShowBiz
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
Mark Lee memperkenalkan karya solo terbaru 'My Friend', lagu yang mengangkat kisah tentang persahabatan, kesetiaan, dukungan, dan kehadiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
ShowBiz
IU Ungkap Kisah di Balik 'Unknown Planet', Ada Kenangan Cinta yang Sulit Dilepaskan
IU kembali dengan karya terbaru 'Unknown Planet', lagu yang mengangkat kisah perpisahan, kenangan cinta, dan keberanian untuk melangkah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
IU Ungkap Kisah di Balik 'Unknown Planet', Ada Kenangan Cinta yang Sulit Dilepaskan
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
ShowBiz
NCT 127 Bawa Konser THE REDLINE ke Layar Lebar, NCTzen Bisa Rasakan Energi Panggung dari Bioskop
NCT 127 5TH TOUR 'NEO CITY : SEOUL - THE REDLINE' hadir di bioskop berbagai negara dan membawa atmosfer konser Seoul ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
NCT 127 Bawa Konser THE REDLINE ke Layar Lebar, NCTzen Bisa Rasakan Energi Panggung dari Bioskop
ShowBiz
Dari Parodi Jadi Subunit Resmi, HRS Buka Era Baru lewat 'Skibidi'
Skibidi berbicara tentang keberanian untuk tampil sebagai diri sendiri tanpa harus terus memikirkan ekspektasi maupun penilaian dari orang lain.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Dari Parodi Jadi Subunit Resmi, HRS Buka Era Baru lewat 'Skibidi'
ShowBiz
Minho SHINee Panaskan Suasana dengan 'Make It Hot'
Menggambarkan kedekatan dua orang yang perlahan berubah menjadi suasana yang semakin penuh gairah.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Minho SHINee Panaskan Suasana dengan 'Make It Hot'
ShowBiz
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
D.O. EXO menghadirkan “Guitarist” sebagai lagu utama mini album DOPAMINE, menggunakan metafora gitar untuk menggambarkan tumbuhnya ketertarikan dan rasa cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
Bagikan