Band rock asal Irlandia U2 menyapa para penggemar dengan lagu berjudul Blackout. Single tersebut dirilis satu minggu lebih awal daripada album terbaru mereka, yang ditunda agar band ini bisa merefleksikan masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Dalam sebuah unggahan video di Facebook pada Rabu (30/8), U2 mengumumkan perilisan lagu terbaru mereka, Blackout. Sesuai dengan judulnya, video Blackout dibuat dengan latar layar hitam, dengan musik sedikit lebih bising ketimbang materi mereka di album sebelumnya juga sarat suara gitar. Banyak yang menduga, nuansa pop pada bagian chorus lagu merupakan refleksi dari kolaborasi U2 dan vokalis One Republic, Ryan Tedder.
U2gigs.com melaporkan video tersebut amat mungkin direkam di sebuah klub malam di Amsterdam, ketika band ini menjalani tur Joshua Tree 30th Anniversary.
Tulis ulang album
Blackout awalnya bukan merupakan single perdana untuk album U2 mendatang. Single perdana yang dipilih awalnya ialah You're the Best Thing About Me yang telah dijanjikan untuk rilis pada September 6. Namun, akibat perubahan politik setelah terpilihnya Presiden Donald Trump, U2 memutuskan memperbarui album mereka.
Album berjudul Songs of Experience itu direncanakan dirilis pada Desember dan merupakan sekuel album Songs of Innocence yang dirilis pada 2014. "Setelah pemilu usai, kami tidak ingin mengeluarkan album tanpa mengevaluasi apa yang sedang terjadi dan apa yang ada di balik hasilnya," kata pemain bass Adam Clayton kepada Variety pada Juni.
Vokalis U2 Bono mengatakan kepada pembawa acara TV AS Jimmy Kimmel bahwa sejak Trump terpilih, semuanya menjadi berbeda. Permainan telah berubah. Bono yang sangat vokal menyuarakan ketidaksetujuan atas rencana Presiden Trump membangun dinding pemisah di perbatasan AS-Meksiko mengungkapkan rasa hormatnya kepada para pemilih Trump dengan mengatakan bahwa ia mengerti kemarahan dan frustrasi mereka.
"Tapi saya tidak berpikir (Presiden Trump) ialah obat untuk masalah ini. Saya pikir dia bahkan mungkin membuatnya lebih buruk," ujar Bono.
U2 saat ini berada di AS untuk tur Joshua Tree. Tur itu menandai tiga dekade perilisan album yang terinspirasi dari keadaan Amerika saat itu dan merupakan album pertama U2 yang bernapaskan sosio-politik. Joshua Tree Tour akan berakhir pada akhir Oktober nanti di Amerika Latin.(*)
Baca juga Mengintip Kehidupan Sederhana Sandra Bullock