Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Black Panther Sukses, ini Proyek Terbaru Lupita Nyong'o

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 24 Februari 2018
Black Panther Sukses, ini Proyek Terbaru Lupita Nyong'o

Lupita Nyong'o. (foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTRIS pemenang Oscar Lupita Nyong'o akan membintangi film yang diadaptasi dari karya pembawa acara TV dan komedian Trevor Noah, Born A Crime.

Hal itu diumumkan Nyong'o lewat media sosial pada tengah minggu ini.

"Ketika membaca buku Born A Crime karya Trevor Noah, aku tak bisa berhenti. Amat bersemangat mengumumkan bahwa aku akan membintangi dan memproduseri film adaptasinya," ujar Nyong'o dalam unggahan di Twitter.

Born A Crime,

When I read @TrevorNoah's I could not put the book down. Excited to announce that I will be starring in and producing its feature film adaptation! #BornACrime A post shared by Lupita Nyong'o (@lupitanyongo) on Feb 21, 2018 at 2:31pm PST

Atas pengumuman itu, presenter The Daily Show itu merespons di akun Instagram-nya dengan menyebut bahwa ibunya ialah seorang perempuan yang kuat.

"Ia pasti pantas menjadi salah satu prajurit cantik dan kuat Wakanda. Jadi itu amatlah pas saat nanti di dalam film ia diperankan oleh aktris cantik dan berwibawa, Lupita Nyong'o," ujar Noah.

Born A Crime,

My mom is a powerful woman who could easily be one of the beautiful soldiers in Wakanda. So it's beyond a perfect fit that she would be portrayed on the big screen by the radiant and regal Lupita Nyong' o. I'm beyond excited. ???????????? #Repost @lupitanyongo: When I read @TrevorNoah's I could not put the book down. Excited to announce that I will be starring in and producing its feature film adaptation! #BornACrime A post shared by Trevor Noah (@trevornoah) on Feb 21, 2018 at 6:09pm PST

Buku Noah, Born A Crime, merupakan kisah personal dan lucu masa kecil Noah di Afrika Selatan. Buku itu berkisah tentang dunia yang diwarnai politik Apartheid.

Ayah Noah ialah seorang warga negara Swiss berkulit putih. Sementara itu, ibunya ialah perempuan kulit hitam asal Afrika Selatan. Mereka berjumpa saat hubungan antarras masih ilegal.

"Di jalan, ayahku tak bisa berjalan beriringan bersama kami. Ia akan berjalan di sisi lain jalan lalu melambai kepadaku," kenang Noah saat berbicara di London's Soho Theatre pada 2015.

Ia juga menambahkan, bahwa ketika masa itu, bahkan ibunya pun terpaksa berpura-pura tak mengakuinya sebagai anak di depan polisi.

Buku karya Noah yang diterbitkan pada 2016 itu telah meraih penghargaan Thurber Prize untuk kategori American Humor dan dua NAACP Image Award untuk karya satra terbaik.

Sang ibu, Patricia Noah, yang nantinya akan diperankan Nyong'o, ialah karakter sentral dalam kisah tersebut.

"Ibuku selalu memperlakukan aku seperti orang dewasa. Layaknya orang dewasa yang dia ingin aku menjadi. Ia mengajariku untuk mandiri, mengasihi, dan berempati," ujar Noah kepada CNN.

Pernyataan Nyong'o itu dismpaikan tepat setelah ia merampungkan film pahlawan besutan Marvel, Black Panther. Film yang ia bintangi bersama Chadwick Boseman itu sukses besar di jajaran box office.

Nama Nyong'o sendiri langsung meejit setelah ia membintangi film 12 Years A Slave. Perannya dalam film itu juga yang memberinya penghargaan Oscar.

Kabarnya, Born A Crime akan diproduksi perusahaan milik Noah, Ark Angel Productions.

Kita tunggu akting apik Lupita Nyong'o di filma berikutnya ya. (dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan