Bintang Film #66 Jadi Idola di Beijing

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Senin, 13 Maret 2017
Bintang Film #66 Jadi Idola di Beijing

Adegan film #66. (Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemutaran film, berjudul #66 di salah satu gedung bioskop di Beijing, China, Minggu (12/3) malam, mendapat sambutan yang luar biasa. Aktor sekaligus stradara filim ber-genre laga yang hadir dalam pemutaran film tersebut, Asun Mawardi juga menjadi idola.

Usai pemutaran film #66, para penggemar di negeri tirai bambu yang umumnya para remaja itu, beramai-ramai minta foto bersama. Bahkan beberapa penggemar film yang diproduksi oleh Creative Motion Pictures ini, menjuluki Asun Mawardi sebagai "Jackie Chan" dari Indonesia.

"Ini film ke delapan kami. Tapi baru di film ini saya sutradara merangkap pemain," kata Asun Mawardi, seperti dilansir Antara, Senin (13/3).

Dalam film #66 yang hampir seluruhnya diwarnai adegan laga tersebut, Asun Mawardi menamakan dirinya sebagai 66. Dia berusaha meninggalkan masa lalunya sebagai penjahat. Namun di tengah upayanya itu dia juga harus berurusan dengan penjahat untuk menyelamatkan keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Film #66 menelan biaya produksi senilai 1 juta dolar AS. Filim ini juga sudah pernah tayang di sejumlah bioskop di Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada November 2016.

"Saya berusaha memenuhi selera pasar film 'action' Asia dan Amerika dengan sedikit memasukkan unsur-unsur budaya dan tradisi maesyarakat Indonesia. Kalau untuk film yang sepenuhnya mengandung budaya masyarakat kita, belum tentu bisa diterima pasar internasional," paparnya.

Sejak awal 2000-an, Asun yang bergelar doktor ilmu administrasi bisnis itu juga sudah malang melintang di dunia perfilman. Beberapa film garapannya selain #66 adalah The Black Magic (2002), Untukmu (2003), I Do I Do (2004), Rindu Kami Padamu (bersama Garin Nugroho 2004), Documentary for The Anniversary of Tsunami (2005), Pirate Brothers aka Mortal Enemies (2011), Ah Boys to Men 3 (2014), dan Street Hustle yang saat ini sedang proses pascaproduksi.

Film #66 yang pengambilan gambarnya di Jakarta, Bogor, Sukabumi, dan Bandung selama 45 hari itu telah berhasil menyabet sejmlah penghargaan prestisius di antaranya Platinum Remi Award di Festival Film Internasional di Houston, Amerika Serikat, pada 2016, World Cinema London (2016), Beijing International Film Festival (2016), dan Silk Road International Film Festival di Xi'an, China (2016).

#Film Indonesia #Aktor Indonesia #Bioskop Keliling
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

ShowBiz
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
FFI 2026 resmi mengusung tema Askala Karya Sinema Indonesia. Tema ini menjadi simbol cahaya yang merepresentasikan perjalanan, warisan, dan identitas perfilman nasional
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
ShowBiz
Sinopsis Film Horor 'Perumahan Laddaland', Teror Mencekam di Kompleks Mewah yang Menyimpan Rahasia Kelam
Film horor Perumahan Laddaland dijadwalkan tayang 13 Agustus 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik adaptasi film Thailand Ladda Land.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Sinopsis Film Horor 'Perumahan Laddaland', Teror Mencekam di Kompleks Mewah yang Menyimpan Rahasia Kelam
ShowBiz
Film Horor Indonesia '402: Rumah Sakit Angker Korea' Tembus Bucheon International Fantastic Film Festival 2026
Film horor Indonesia 402: Rumah Sakit Angker Korea karya Anggy Umbara debut di Bucheon International Fantastic Film Festival ke-30. Simak fakta dan latar belakang filmnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Film Horor Indonesia '402: Rumah Sakit Angker Korea' Tembus Bucheon International Fantastic Film Festival 2026
ShowBiz
Film 'Jangan Buang Ibu' Siap Kuras Emosi Penonton, Simak Sinopsis hingga Fakta Menariknya
Simak sinopsis dan fakta menarik film Jangan Buang Ibu yang dibintangi Nirina Zubir, Amanda Manopo, dan Refal Hady. Tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Film 'Jangan Buang Ibu' Siap Kuras Emosi Penonton, Simak Sinopsis hingga Fakta Menariknya
ShowBiz
Sinopsis dan 3 Fakta Menarik Film Horor 'Pemikat Jiwa', Kisah Pelet yang Berujung Petaka
Film horor 'Pemikat Jiwa' mengangkat kisah cinta tak berbalas, obsesi, dan praktik pelet yang berujung petaka. Simak sinopsis serta fakta menariknya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Sinopsis dan 3 Fakta Menarik Film Horor 'Pemikat Jiwa', Kisah Pelet yang Berujung Petaka
ShowBiz
Sherina Munaf Bintangi Film 'Filosofi Teras', Adaptasi Buku Best Seller Henry Manampiring
Sherina Munaf dipercaya menjadi pemeran utama film Filosofi Teras produksi MD Pictures. Film ini diadaptasi dari buku best seller karya Henry Manampiring.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Sherina Munaf Bintangi Film 'Filosofi Teras', Adaptasi Buku Best Seller Henry Manampiring
ShowBiz
Film Horor 'Petaka Gunung Welirang' Tayang Juli 2026, Angkat Teror Mistis Pendakian
Film horor Indonesia 'Petaka Gunung Welirang' tayang mulai 2 Juli 2026. Kisahnya mengangkat teror mistis pendakian gunung yang terinspirasi cerita nyata.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Film Horor 'Petaka Gunung Welirang' Tayang Juli 2026, Angkat Teror Mistis Pendakian
ShowBiz
Benidictus Siregar Ngaku 'Ketempelan' Karakter Juna 'Sekawan Limo'
Popularitas karakter Juna telah melekat di hati jutaan penonton bioskop Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Benidictus Siregar Ngaku 'Ketempelan' Karakter Juna 'Sekawan Limo'
ShowBiz
3 Fakta Menarik Film 'Keluarga Suami Adalah Hama', Angkat Konflik Menantu dan Mertua
Film Keluarga Suami Adalah Hama tayang 21 Mei 2026. Simak fakta menarik film garapan Anggy Umbara yang mengangkat konflik rumah tangga dan keluarga mertua.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
3 Fakta Menarik Film 'Keluarga Suami Adalah Hama', Angkat Konflik Menantu dan Mertua
ShowBiz
Sinopsis dan Alasan Wajib Nonton 'Crocodile Tears', Film Psikologis tentang Hubungan Ibu dan Anak
Crocodile Tears resmi tayang di bioskop Indonesia. Ini 3 alasan wajib menonton film psikologis karya Tumpal Tampubolon, angkat toxic relationship ibu dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Sinopsis dan Alasan Wajib Nonton 'Crocodile Tears', Film Psikologis tentang Hubungan Ibu dan Anak
Bagikan