Binatang Jalang Sepak Bola

Fredy WansyahFredy Wansyah - Sabtu, 21 Maret 2015
Binatang Jalang Sepak Bola

Penjaga gawang Borussia Dortmund, Roman Weidenfeller, gagal menghalau tendangan pinalti Tevez, dalam pertandingan perdelapan final Liga Champions, Rabu (18/3). (Foto: Antara/Reuters/Ina Fassbender)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sepak Bola - Dalam kehidupan sehari-hari, ungkapan-ungkapan (idiom) Barat -negara yang terkait dengan tradisi Inggris- bertolak belakang dengan ungkapan sehari-hari di Timur. Di Barat sana binatang kerap jadi pembanding yang akrab bagi manusia. Mereka menganggap semangat binatang lebih baik ketimbang manusia.

Daya juang itu bisa berarti semangat dan bisa berarti perilaku. Di Amerika Serikat, misalnya, idiom sehari-hari tidak melulu berkonotasi negatif. Banyak idiom berkonotasi positif. Ini menunjukkan bahwa ada nilai positif dalam diri binatang. (Baca: Sepak Bola Indonesia, Hanya Kolam Susu)

Contohnya beberapa idiom berikut. "When pigs fly", "Piggy Bank", "Piggy Back", "Sheepish", "Chicken", "Holy Cow!", "Swan Song", "Catnap", dan :Lion’s share". Tentu masih banyak lagi. Satu binatang yang paling akrab menjadi idiom di sana adalah "dog".

Wajar apabila Presiden UEFA Michel Platini menggunakan idiom binatang dalam penggambaran klub-klub Inggris yang gagal di Liga Champions. Miris dan tragis. Begitulah kira-kira yang ingin disampaikan Platini. Platini menyatakan bahwa tim-tim Inggris adalah singa pada musim dingin dan domba pada musim semi.

Pada tengah pekan ini, 18 dan 19 Maret, dua tim Inggris gagal melaju perempat final Liga Champions. Manchester City tumbang di kandang sendiri dari Barcelona dengan skor 0-1, sehingga gagal agregat 3-1 setelah pada pertandingan di Camp Nou tumbang 2-0. Begitu pula Arsenal, meski menang di kandang sendiri dengan skor 2-0, The Gunners kalah agresifitas gol. Hal ini sama seperti apa yang dialami utusan Inggris lainnya, Chelsea, pada pekan sebelumnya.

Di sisi lain, tokoh-tokoh pemikir filsafat maupun sosial tidak setuju apabila binatang dan manusia disamakan. Aristoteles, Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, dan Karl Marx adalah di antara tokoh-tokoh tersebut. Secara konseptual mereka memaparkan bahwa manusia adalah mahluk yang memiliki akal. Fungsinya untuk berpikir, sehingga manusia mampu bertindak dengan cinta, kasih sayang, rasional, dan logis. Mampu membedakan hal-ihwal ini dan itu. Bukan bertindak secara nuluriah semata, selayaknya binatang.

Mungkin terbesit di benak ihwal pernyataan tokoh filsafat modern Rene Descartes. Descartes menyatakan, "Aku Berpikir Maka Aku Ada". Lantas bagaimana dengan binatang? Apakah binatang tidak ada? Bukan berarti binatang itu tidak ada secara jasad. Descartes, dalam paradigma eksistensialis, menyatakan bahwa keberadaan manusia menjadi terabaikan apabila ia tidak berpikir, tidak menggunakan akal. Selayaknya binatang, yang semakin hari semakin tersingkirkan oleh keberadaan manusia. Semakin hari ada saja jenis binatang yang punah.

Begitulah pertarungan sepak bola. Bagi tim yang menang, idiom singa tersematkan karena daya juangnya. Punya semangat hidup atau semangat menang yang sangat tinggi. Pada makna semangat itulah, penyair Chairil Anwar pun menggunakan binatang secara metaforis, "Aku Ini Binatang Jalang." Seperti idiom yang digunakan Platini. Tim pemenang, yang melaju ke perempat final Liga Champions tak ubahnya binatang jalang. Mereka tak perlu sedu dan itu. (Baca: Rekor Buruk Tim Inggris di Liga Champions)

Bagaimana tim yang kalah? Mereka yang kalah tak ubahnya domba. Tersingkir. Sebelum laga perempat final, tim-tim Inggris telah punah. (fre)

#Liga Champions #Ulasan Sepak Bola
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Olahraga
Calvin Verdonk Bakal Dilatih Putra Carlo Ancelotti, Siap Gebrak Liga Champions Eropa
Rekam jejak kariernya bermula dari pelatih kebugaran sebelum akhirnya naik pangkat menjadi asisten manajer
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Calvin Verdonk Bakal Dilatih Putra Carlo Ancelotti, Siap Gebrak Liga Champions Eropa
Olahraga
Arsenal Gagal Juara Liga Champions 2025/26, Mikel Arteta: Kami Harus Lebih Ambisius Musim Depan
Mikel Arteta tak mencari alasan usai Arsenal gagal juara Liga Champions 2025/26. Ia meminta The Gunners lebih ambisius musim depan.
Soffi Amira - Senin, 01 Juni 2026
Arsenal Gagal Juara Liga Champions 2025/26, Mikel Arteta: Kami Harus Lebih Ambisius Musim Depan
Olahraga
Kemenangan atas Arsenal di Final Liga Champions Terasa Istimewa bagi Pelatih Luis Enrique
PSG menang atas Arsenal lewat babak adu tendangan penalti di Puskas Arena, Sabtu (30/5).
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Kemenangan atas Arsenal di Final Liga Champions Terasa Istimewa bagi Pelatih Luis Enrique
Olahraga
Pengakuan Mikel Arteta terhadap PSG Setelah Arsenal Dikalahkan di Final Liga Champions
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengakui bahwa PSG bersama Luis Enrique merupakan tim terbaik di dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Pengakuan Mikel Arteta terhadap PSG Setelah Arsenal Dikalahkan di Final Liga Champions
Olahraga
Laga Final untuk Pertahankan Gelar Juara Liga Champions Vs Arsenal Lebih Sulit bagi PSG
Laga final untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions melawan Arsenal lebih sulit dibanding partai penentuan juara musim lalu melawan Inter Milan seperti dikatakan Luis Enrique
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Laga Final untuk Pertahankan Gelar Juara Liga Champions Vs Arsenal Lebih Sulit bagi PSG
Olahraga
Hasil Final Liga Champions: Tekuk Arsenal Via Babak Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara
Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menekuk Arsenal lewat babak penalti dalam final edisi 2025/2026 yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Hasil Final Liga Champions: Tekuk Arsenal Via Babak Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara
Olahraga
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Stadion Emirates akhirnya memperdengarkan lagu North London Forever secara resmi untuk kali pertama saat Arsenal menjamu Leeds United pada 8 Mei 2022
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Olahraga
Link Live Streaming Final Liga Champions PSG vs Arsenal, 30 Mei 2026
Laga krusial ini menguji konsistensi Arsenal selaku tim yang belum menyentuh kekalahan sepanjang kompetisi Liga Champions musim ini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Link Live Streaming Final Liga Champions PSG vs Arsenal, 30 Mei 2026
Olahraga
Arsenal Harus Gempur Habis-Habisan PSG dari Sisi Kanan Jika Ingin Angkat Trofi Liga Champions
Kondisi tersebut menjadi peluang emas bagi sektor sayap kiri Arsenal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Arsenal Harus Gempur Habis-Habisan PSG dari Sisi Kanan Jika Ingin Angkat Trofi Liga Champions
Olahraga
Final Liga Champions 2026: Arsenal Berusaha Tetap 'Perawan' Saat PSG Hobi Blunder
Arsenal membawa modal rekor fantastis menuju partai puncak
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Final Liga Champions 2026: Arsenal Berusaha Tetap 'Perawan' Saat PSG Hobi Blunder
Bagikan