Musik

Billie Eilish Ngaku Benci Menulis Lagu

annehsannehs - Minggu, 28 Februari 2021
Billie Eilish Ngaku Benci Menulis Lagu

Billie. . (foto- billboard.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BILLIE Eilish, penyanyi belia yang nyentrik asal Amerika Serikat ini telah mengalami lonjakan karir yang menakjubkan selama beberapa tahun terakhir. Mulai masuk ke industri musik sejak usia 15 tahun, Billie tidak tampak seperti remaja labil yang kebingungan arah. Billie mampu mengekspresikan dirinya dengan baik dan mendukung orang-orang untuk bisa lebih percaya diri dengan menjadi apapun.

Dokumenter Billie Eilish berjudul The World's A Little Blurry yang dirilis pada Apple TV+ pada 26 Februari 2021 pun mengandung beberapa nilai kehidupan yang bisa diambil.

Usianya yang baru 19 tahun tidak membuat Billie kehabisan cerita untuk disampaikan. Dokumenter berdurasi lebih dari 2 jam ini mengupas habis perjuangannya dalam merilis album debut berjudul When We All Fall Asleep, Where Do We Go?. Terlepas dari kesuksesannya, Billie membagikan kisah yang jujur mengenai perubahan-perubahan kecil namun berarti yang terjadi di rumahnya.

Baca juga:

4 Aksesori Fashion Favorit Billie Eilish

Dalam dokumenter ini, Billie juga menjelaskan bagaimana ia tertekan ketika menghadapi deadline yang sangat mepet dari perusahaan rekamannya. Sampai-sampai, ia mengaku jadi sangat benci untuk menulis lagu. Terkait hal ini, Finneas, kakak Billie yang tidak kalah bertalenta dalam bermusik pun angkat bicara. Menurutnya, Billie terbebani oleh persona online-nya dan takut apapun yang ia katakan atau ciptakan bakal dibenci orang-orang.

Baca juga:

Mengenal Billie Eilish, Penyanyi Belia Nyentrik asal Amerika dengan Sederet Prestasi

Uniknya, seluruh deep talk ini sebagian besar terjadi di dapur rumah bersamaan dengan ibunya, Maggie, sambil mengeringkan cucian piring. Maggie pun berusaha untuk tidak membatasi kreatifitasan anak-anaknya dalam berkarya. Meski kita tahu bahwa lagu-lagu Billie tergolong dark and depressed, namun sudut pandang Maggie sebagai orangtua patut diacungi jempol.

"People are like, "Billie Eilish's music is depressing". It's like, no, kids are depressed." ungkap Maggie.

Setelah pergelangan kaki Billie terkilir saat pertunjukkannya di Milan, Maggie pun menekankan bahwa Billie harus memperkuat tubuhnya setiap hari agar bisa memenuhi tuntutan pertunjukkan yang energetik dari malam ke malam. Ibunya mengatakan, "We're trying to heal your body." Uniknya, Billlie menjawab bahwa tubuhnya akan selalu patah, bahkan jika disembuhkan. Ketika sesuatu sudah patah berkali-kali, itu telah menjadi rusak.

“My body’s always going to be broke, even if we heal it. When something breaks a bunch of times, it’s broken," balas Billie. (SHN)

Baca juga:

Mengenal Billie Eilish, Penyanyi Belia Nyentrik asal Amerika dengan Sederet Prestasi

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan