APPLE meminta maaf atas tindakan mereka memperlambat operasi iPhone model lama. Pihak perusahaan menyebut langkah itu diperlukan untuk menghindarkan perangkat iPhone mati mendadak akibat bateri yang melemah.
Sejumlah pengguna menginterpretasikan langkah itu sebagai cara Apple untuk meningkatkan permintaan terhadap model iPhone terbaru. Dugaan itu muncul akibat perusahaan pimpinan Tim Cook itu tidak menindaklanjuti pelambatan itu, juga tidak menjelaskan ke pelanggan apa yang menjadi penyebabnya.
Selin meminta maaf, Apple juga mengumumkan akan memotong harga baterai pengganti sebesar US$ 50. Harga baterai iPhone yang tadinya US$ 79 kini menjadi US$ 29.
"Kami meminta maaf atas kejadian ini. Kami tidak pernah dan tidak akan melakukan sesuatu secara sengaja untuk memperpendek usia produk Apple, atau menurunkan kepuasan agar pelanggan meng-upgrade ke produk terbaru," ujar perusahaan itu dalam pernyataan di laman mereka.
Sementara itu, rencana penggantian baru akan dimulai akhir Januari mendatang. Hal itu berlaku bagi mereka yang menggunakan iPhone 6 atau di atasnya. Semua perangkat itu memerlukan baterai baru.
Apple juga menyatakan akan mengeluarkan pembaruan untuk sistem operasi mereka awal tahun depan. Pembaruan itu ditujukan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada pelanggan bahwa sistem operasi terbaru akan memengaruhi performa baterai perangkat mereka.
Pengguna produk Apple mengajukan komplain awal bulan ini setelah terjadi perangkat mereka mendadak jadi lemot. Speed test yang dilakukan secara internasional mengindikasikan ada penurunan performa pada perangkat tersebut. Apple mengklaim hal itu disebabkan perbaikan yang mereka lakukan tahun lalu.(dwi)

