MerahPutih.com - Juara Liga 1, Bhayangkara FC meminta maaf setelah menyindir logo Persebaya Surabaya di akun instagram resminya.
Sebelumnya, klub berjuluk The Guardian mempertanyakan keabsahan logo Persebaya. Tak pelak, postingan itu mendapatkan kritikan tajam dari warganet.

Seperti diketahui, awal berdirinya Bhayangkara FC berasal dari dualisme Persebaya. Setelah Pengadilan Negeri Surabaya memenangkan gugatan Bajul Ijo pada 2016, tim milik Kepolisian Republik Indonesia harus berganti nama.
Setelah diserang netizin, akun instagram Bhayangkara FC meminta maaf atas postingan yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Atas nama manajemen Bhayangkara FC, kami meminta maaf kepada Persebaya dan Bonek terkait postingan Logo Persebaya yang cukup menganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Semoga Persebaya dan Bhayangkara FC bisa bersama-sama membangun sepakbola Indonesia. Maju terus sepakbola nasional. Terima kasih," tulis Bhayangkara FC.
Selain itu, Bhayangkara FC juga memberikan penjelasan terkait Transfer Match System (TMS) FIFA yang masih menggunakan nama Persebaya Surabaya.
"Sebagai tambahan mengenai TMS, Bhayangkara FC sudah berkoordinasi dengan PSSI. Intinya Bhayangkara FC sangat menghormati Persebaya dan tidak akan menggunakan hak mereka menggunakan TMS yanv mereka miliki. Mudah-mudahan sebelum kompetisi 2018 semuanya clear dan kita sama-sama berjuang memajukan sepakbola nasional yang muaranya tim nasional," pungkasnya.