Musik

Beyonce Ceritakan Penggunaan Suara Organik dalam 'Cowboy Carter: Act II'

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 04 April 2024
Beyonce Ceritakan Penggunaan Suara Organik dalam 'Cowboy Carter: Act II'

Beyonce fokus di garis besar genre country. (Foto: Dok. Beyonce)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Beyonce baru saja melepas album studio kedelapan bertajuk Cowboy Carter: Act II menyusul sukses dua single yang sudah rilis terlebih dahulu, yaitu "Texas Hold ‘Em" dan "16 Carriages".

Beyonce pun menceritakan sedikit cerita di balik penggarapan album terbarunya ini yang menempatkannya sebagai produser eksekutif.

Beyonce membahas tentang keseluruhan genre, tapi berfokus di genre Country.

“Kegembiraan dalam menciptakan musik adalah tidak adanya aturan. Semakin saya melihat dunia berkembang, semakin saya merasakan hubungan yang lebih dalam dengan kemurnian,” ucap Beyonce dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Selasa (2/4).

Bagi Beyonce, ini adalah karya seorang seniman yang melaju pesat dalam kebebasannya untuk tumbuh, berkembang, dan berkreasi tanpa batas.

Baca juga:

Beyonce Cerita Inspirasi di Balik Album 'Cowboy Carter: Act II'

Beyonce tidak meminta maaf dan tidak meminta izin dalam mengangkat, memperkuat, dan mendefinisikan ulang suara musik, sambil membongkar norma-norma palsu tentang budaya Americana.

Album ini memberi penghormatan kepada masa lalu, menghormati pionir musik Country, Rock, Klasik, dan Opera.

Album ini adalah kumpulan suara yang dicintai Beyoncé dan didengarkannya saat tumbuh dewasa, antara kunjungan dan akhirnya pertunjukan di Houston Rodeo – Country, Rhythm & Blues orisinil, Blues, Zydeco, dan Black Folk.

Baca juga:

Beyonce Lepas Album Ke-8 Bertajuk 'Cowboy Carter (Act II: Cowboy Carter)'

Album ini menampilkan instrumentasi murni dalam paduan sound perayaan otentik yang menggunakan akordeon, harmonika, papan cuci, gitar akustik, ukulele bass, gitar baja pedal, Vibra-Slap, mandolin, biola, organ Hammond B3, tack piano, dan banjo.

Selain itu, banyak pula tedengar tepukan tangan, langkah tapal kuda, hentakan sepatu bot di lantai kayu keras dan kuku Beyoncé sebagai perkusi.

“Saya tidak ingin lapisan instrumen seperti senar, terutama gitar, dan organ selaras dengan sempurna. Saya menjaga beberapa lagu agar tetap raw dan condong ke folk. Semua suaranya sangat organik dan manusiawi, hal-hal sehari-hari seperti angin, bunyi klik, bahkan suara burung dan ayam, suara alam,” pungkas Beyonce. (far)

Baca juga:

Beyonce Bawa Lagu 'Blackbird' The Beatles di Album 'Cowboy Carter'

#Musik #Beyonce
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Album Penuh Perdana XG 'THE CORE' Resmi Rilis, Usung Lagu Andalan 'HYPNOTIZE'
XG resmi merilis album penuh perdana 'THE CORE' pada 23 Januari 2026, lengkap dengan video musik single utama 'HYPNOTIZE'.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 26 menit lalu
Album Penuh Perdana XG 'THE CORE' Resmi Rilis, Usung Lagu Andalan 'HYPNOTIZE'
Dunia
Peminat Konser BTS Membeludak, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan Minta Tambah Jadwal Konser
Ada 1 juta anak muda ingin membeli tiket, tetapi tiket yang tersedia hanya 150.000.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Peminat Konser BTS Membeludak, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan Minta Tambah Jadwal Konser
ShowBiz
Tiket Tur Dunia ARIRANG BTS Terjual Cepat, sudah Sold Out untuk Pertunjukan Amerika Utara dan Eropa
BigHit Music mengatakan tiket untuk 41 konser di kedua wilayah tersebut ludes dalam waktu singkat setelah mulai dijual pada Sabtu (24/1).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Tiket Tur Dunia ARIRANG BTS Terjual Cepat, sudah Sold Out untuk Pertunjukan Amerika Utara dan Eropa
ShowBiz
Krisna Trias dan Satine Zaneta Rayakan Perbedaan lewat Single 'Harmoni'
Krisna Trias berkolaborasi dengan Satine Zaneta dalam single “Harmoni”, balada bernuansa 70-an yang merayakan perbedaan, toleransi, dan penerimaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Krisna Trias dan Satine Zaneta Rayakan Perbedaan lewat Single 'Harmoni'
ShowBiz
Harry Styles Comeback dengan Single 'Aperture', Kisah Membuka Hati untuk Cinta Baru
Harry Styles resmi comeback dengan merilis single terbaru berjudul 'Aperture'. Mengisahkan keberanian membuka hati pada cinta baru meski dibayangi keraguan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Harry Styles Comeback dengan Single 'Aperture', Kisah Membuka Hati untuk Cinta Baru
ShowBiz
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
Liriknya menyentuh dan merefleksikan realitas yang akrab bagi banyak keluarga.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Melalui lirik yang sederhana tapi penuh makna, lagu ini menegaskan keyakinan Tuhan senantiasa memiliki jalan untuk memulihkan kehidupan umat-Nya yang percaya.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
ShowBiz
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
Vokalis Element Band, Lucky Widja, meninggal dunia. Berikut perjalanan karier dan karya-karya ikonisnya bersama Element.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
ShowBiz
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
SonicFlo, band anyar beranggotakan Coki Bollemeyer, Boyi Tondo, dan Daffa Bagaskara, resmi debut lewat single 'Rayu Membiru'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
Bagikan