Beyonce Ceritakan Penggunaan Suara Organik dalam 'Cowboy Carter: Act II'
Beyonce fokus di garis besar genre country. (Foto: Dok. Beyonce)
MerahPutih.com – Beyonce baru saja melepas album studio kedelapan bertajuk Cowboy Carter: Act II menyusul sukses dua single yang sudah rilis terlebih dahulu, yaitu "Texas Hold ‘Em" dan "16 Carriages".
Beyonce pun menceritakan sedikit cerita di balik penggarapan album terbarunya ini yang menempatkannya sebagai produser eksekutif.
Beyonce membahas tentang keseluruhan genre, tapi berfokus di genre Country.
“Kegembiraan dalam menciptakan musik adalah tidak adanya aturan. Semakin saya melihat dunia berkembang, semakin saya merasakan hubungan yang lebih dalam dengan kemurnian,” ucap Beyonce dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Selasa (2/4).
Bagi Beyonce, ini adalah karya seorang seniman yang melaju pesat dalam kebebasannya untuk tumbuh, berkembang, dan berkreasi tanpa batas.
Baca juga:
Beyonce Cerita Inspirasi di Balik Album 'Cowboy Carter: Act II'
Beyonce tidak meminta maaf dan tidak meminta izin dalam mengangkat, memperkuat, dan mendefinisikan ulang suara musik, sambil membongkar norma-norma palsu tentang budaya Americana.
Album ini memberi penghormatan kepada masa lalu, menghormati pionir musik Country, Rock, Klasik, dan Opera.
Album ini adalah kumpulan suara yang dicintai Beyoncé dan didengarkannya saat tumbuh dewasa, antara kunjungan dan akhirnya pertunjukan di Houston Rodeo – Country, Rhythm & Blues orisinil, Blues, Zydeco, dan Black Folk.
Baca juga:
Beyonce Lepas Album Ke-8 Bertajuk 'Cowboy Carter (Act II: Cowboy Carter)'
Album ini menampilkan instrumentasi murni dalam paduan sound perayaan otentik yang menggunakan akordeon, harmonika, papan cuci, gitar akustik, ukulele bass, gitar baja pedal, Vibra-Slap, mandolin, biola, organ Hammond B3, tack piano, dan banjo.
Selain itu, banyak pula tedengar tepukan tangan, langkah tapal kuda, hentakan sepatu bot di lantai kayu keras dan kuku Beyoncé sebagai perkusi.
“Saya tidak ingin lapisan instrumen seperti senar, terutama gitar, dan organ selaras dengan sempurna. Saya menjaga beberapa lagu agar tetap raw dan condong ke folk. Semua suaranya sangat organik dan manusiawi, hal-hal sehari-hari seperti angin, bunyi klik, bahkan suara burung dan ayam, suara alam,” pungkas Beyonce. (far)
Baca juga:
Beyonce Bawa Lagu 'Blackbird' The Beatles di Album 'Cowboy Carter'
Bagikan
Berita Terkait
Album Penuh Perdana XG 'THE CORE' Resmi Rilis, Usung Lagu Andalan 'HYPNOTIZE'
Peminat Konser BTS Membeludak, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan Minta Tambah Jadwal Konser
Tiket Tur Dunia ARIRANG BTS Terjual Cepat, sudah Sold Out untuk Pertunjukan Amerika Utara dan Eropa
Krisna Trias dan Satine Zaneta Rayakan Perbedaan lewat Single 'Harmoni'
Harry Styles Comeback dengan Single 'Aperture', Kisah Membuka Hati untuk Cinta Baru
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual