MerahPutih Nasional - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Sulistyo mengatakan, besok tim rescue gabungan pencari korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 akan mendapat bantuan alat pendeteksi objek bawah air dari SIngapura. "Besok kita dapat bantuan alat dari Singapura untuk mendeteksi objek di bawah air," kata Henry, di kantornya, Jakarta, Kamis (1/1).
Disamping itu, pencarian akan didukung beberapa kapal lainnya. Seperti kapal Geo Survey yang membawa para surveyor untuk melakukan pemetaan lokasi. Mereka terdiri dari pakar geofisika, robotik, hidro oseanografi, geologi, geodesi, dan hidrografi.
Selain itu, untuk menghemat waktu, akan dikerahkan pula kapal tanker untuk mengangkut logistik. Sehingga mereka tak perlu merapat ke pantai, tapi cukup di kapal. "Dari TNI, saya instruksikan satu kapal tanker untuk mendukung logistik. Ditambah kemampuan sonar yang ada di KRI maupun kapal Amerika," jelas dia.
Henry menambahkan, untuk tim penyelam saat ini berada di KN Poerworejo. Mereka terdiri dari 12 orang penyelam dari Basarnas dan 47 orang dari Kopaska. (dna)