Bertemu Netanyahu, Trump Akan Resmikan Kedutaan AS di Yerusalem

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Maret 2018
Bertemu Netanyahu, Trump Akan Resmikan Kedutaan AS di Yerusalem

Presiden AS Donald Trump bersama PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. (Instagram/b.netanyahu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan rencananya ke Israel dalam rangka pembukaan kedutaan di Yerusalem. Rencana tersebut setelah Trump secara kontroversi, dikecam banyak negara, mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Trump menyatakan hal tersebut saat bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih.

Keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kantor kedutaan Amerika Serikat telah memicu kontroversi di kalangan sekutu Washington di kawasan Arab dan semakin memperumit upaya perundingan damai antara Israel dengan Palestina.

"Jika saya bisa, tentu saya akan ke sana," kata Trump saat duduk di samping Netanyahu di Kantor Oval, Gedung Putih.

Seperti dilansir Antara, selain membicarakan soal kunjungan kedua ke Israel, Trump dan Netanyahu juga menyampaikan pernyataan bersama soal kesepakatan nuklir dengan Iran dan peran Tehran dalam perang di Suriah.

Keduanya sudah sejak lama menentang kesepakatan nuklir Iran karena tidak memasukkan klausul program rudal kendali dan aksi dukungan Tehran terhadap kelompok bersenjata anti-Israel di kawasan.

"Jika saya harus mengatakan apa tantangan terbesar di Timur Tengah bagi kedua negara, maka hanya ada satu kata: Iran," kata Netanyahu.

"Iran harus dihentikan. Iran adalah tantangan kami bersama," kata dia.

Trump sempat mengancam akan menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran jika negara-negara Eropa, yang juga menandatangani perjanjian yang sama, tidak "memperbaikinya" dengan perjanjian baru.

Netanyahu, kepada para wartawan Israel setelah bertemu dengan Trump, mengatakan bahwa Iran menjadi fokus besar dalam perbincangan yang berlangsung satu jam lebih lama dari yang dijadwalkan.

Netanyahu dan Trump juga sempat membicarakan soal Suriah, Irak, Lebanon, dan Palestina.

Israel sendiri telah menuding Tehran berupaya menempatkan pasukan militer secara permanen di Suriah. Di negara itu pula milisi pro-Iran telah secara aktif mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara yang telah berlangsung selama hampir delapan tahun.

Netanyahu mengancam Israel akan bertindak melawan Iran setelah sebuah pesawat nirawak milik Tehran terbang melintasi wilayah udara Israel pada bulan lalu. Selain itu sebuah pesawat tempur Israel ditembak jatuh saat melakukan operasi pengeboman di Suriah.

Netanyahu menuding Iran tengah berencana membangun pabrik senjata rudal kendali di Lebanon yang berbatasan langsung dengan Israel. (*)

#Donald Trump #Benjamin Netanyahu #Yerusalem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Benjamin Netanyahu Bela Aksi Militer Israel di Forum PBB, Sebut Delegasi yang Walkout sebagai Pengecut Moral
Saat menanggapi aksi walkout tersebut, ia malah mengejek para delegasi dengan sebutan pengecut moral.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Benjamin Netanyahu Bela Aksi Militer Israel di Forum PBB, Sebut Delegasi yang Walkout sebagai Pengecut Moral
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Bagikan