MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani bertemu dengan Ketua Parlemen Jepang Nukaga Fukushiro dalam kunjungan kerjanya ke Tokyo.
Pertemuan Puan dengan Fukushiro digelar sebelum acara peresmian Patung Presiden RI Pertama Soekarno di KBRI Tokyo, Rabu (28/5), waktu setempat.
Kunjungan ini diklaim guna membahas berbagai hal untuk meningkatkan hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Jepang yang sama-sama menghadapi tantangan ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
"Kedua negara merupakan pilar utama untuk menciptakan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan di Asia,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta.
Baca juga:
Layanan QRIS Bisa Digunakan di Jepang dan China Pada 17 Agustus 2025
Menurut Puan, pertemuannya dengan Nukaga Fukushiro menjadi momen penting bagi persahabatan RI-Jepang, yang tahun ini memasuki 67 tahun sejak tahun 1958. Hal itu, sudah dikembangkan sejak kepemimpinan Presiden Soekarno yang memainkan hubungan bilateral.
Saat ini, dia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia juga sudah berupaya memperkuat hubungan kerja sama dengan Jepang.
Ia mengatakan, kerja sama antara Parlemen Indonesia dan Jepang juga perlu terus diperkuat untuk melengkapi hubungan erat antara pemerintah.
"Pada kesempatan ini, saya ingin mengundang Bapak Ketua DPR Jepang untuk berkunjung ke Indonesia,” kata dia.
Jepang merupakan salah satu mitra dagang dan investor asing utama di Indonesia. Dengan begitu, Indonesia-Jepang perlu meningkatkan arus perdagangan dan investasinya di tengah meningkatnya gejala proteksionisme dan ketidakpastian ekonomi global.
Ia berharap Jepang tetap dapat mendukung Indonesia untuk pembangunan infrastruktur, hilirisasi, hingga transisi energi hijau. Sebagai bagian peningkatan persahabatan antar masyarakat pun diperlukan untuk menjadi fondasi hubungan bilateral.
Hubungan antar masyarakat dapat dibangun dengan bidang pariwisata, serta promosi budaya, seni, makanan, dan film. Dan berharap lebih banyak wisatawan Jepang berkunjung ke Indonesia. (*)

