MerahPutih.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menyebut keberhasilan timnya menerapkan tekanan tinggi (pressing) menjadi faktor utama di balik kemenangan atas Persija Jakarta. Persebaya menang 1-0 dalam laga pertama Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, 27 Juli malam.
Gol kemenangan Persebaya lewat bunuh diri pemain belakang Persija Radovan Pankov pada menit 63.
Gol yang menentukan pertandingan berawal dari pressing tinggi yang kami lakukan dengan sangat baik hingga lawan melakukan umpan yang buruk ke penjaga gawang. Kadang-kadang keberuntungan memang diperlukan, tetapi keberuntungan datang dari kerja keras,
kata Tavares dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih asal Portugal itu juga menilai Persebaya tampil solid, baik saat menguasai bola maupun bertahan. Ia juga menyebut timnya menciptakan lebih banyak peluang melalui Francisco Rivera, Ramadhan Sananta, dan Miguel Pereira, meski hanya satu yang berhasil berbuah gol.
Baca juga:
Klasemen Grup B Piala Presiden 2026; Port FC Sementara Memimpin, Persebaya di Atas Persija
Tavares Soroti Intensitas Tinggi Laga
Tavares mengaku terkejut dengan tingginya tempo pertandingan, meski ajang Piala Presiden masih berstatus pramusim. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa menjalankan rencana rotasi pemain seperti yang telah disiapkan.
Ini pertandingan yang sangat intens untuk ukuran pramusim. Saya punya rencana melakukan beberapa pergantian pemain, tetapi karena intensitas pertandingan sangat tinggi, saya tidak bisa memasukkan pemain yang sudah saya rencanakan,
ujar Bernardo Tavares.
Tavares juga menyoroti kedisiplinan para pemain setelah Persebaya menerima beberapa kartu kuning, termasuk yang didapat Yuran Fernandes.
"Kami sudah membicarakan hal ini sebelum pertandingan. Saya berharap pada laga berikutnya kami bisa memperbaikinya dan ini menjadi pelajaran bagi semua pemain," tuturnya.
Sementara itu, bek Persebaya Risto Mitrevski menilai kemenangan atas Persija menjadi modal berharga bagi tim yang baru menjalani masa persiapan sekitar tiga pekan. Ia menilai Persebaya sudah menunjukkan permainan yang kompak, mampu memaksimalkan transisi, serta menciptakan banyak peluang.
Baca juga:
Shin Tae-yong Soroti Koordinasi Pemain Persija Usai Takluk dari Persebaya Surabaya
"Kami baru memulai latihan sekitar tiga minggu lalu. Dari sini kami harus terus berkembang dan menjadi tim yang lebih kuat," ujarnya. (*)

