MerahPutih.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares sedikit curhat soal beratnya recovery atau pemulihan kondisi pemain di Piala Presiden 2026. Curhat disampaikannya ketika mereview pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 melawan Arema FC yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa, 4 Agustus 2026 malam WIB.
Menurutnya, waktu pemulihan yang sangat singkat menjadi tantangan tersendiri bagi tim.
Kami bermain pada 1 Agustus malam. Para pemain baru bisa beristirahat dini hari, kemudian harus bangun pagi karena belum mengetahui jadwal pertandingan berikutnya. Setelah itu kami melakukan pemulihan, terbang ke Bali, lalu kembali bermain,
ujar Bernardo Tavares di laman klub.
Tantangan ini kembali dihadapi jelang final Piala Presiden 2026. Persebaya dan Persib hanya punya waktu satu hari pemulihan sekaligus persiapan, mengingat final dijadwalkan 6 Agustus.
Baca juga:
Persebaya Surabaya Bertarung Dengan Persib Bandung di Final Piala Presiden 2026
Pelatih Persib, Igor Tolic sebelumnya menyebut bahwa jeda antarlaga di Piala Presiden 2026 tidak sesuai dengan rekomendasi FIFA yang mewajibkan waktu pemulihan minimal 72 jam demi menjaga kondisi fisik dan mental pemain.
Meski menghadapi situasi tersebut, Tavares, pelatih berusia 46 tahun itu mengaku semakin menghargai dedikasi yang diperlihatkan para pemainnya di atas lapangan.
"Dalam kondisi seperti itu tentu sulit mengharapkan performa yang benar-benar maksimal. Karena itu saya sangat bangga dengan semangat juang mereka," jelasnya.
Tavares Puji Kerja Keras Pemain
Terkait kemenangan 1-0 Persebaya atas Arema FC lewat gol Yuran Fernandes pada menit 45+4, Tavares mengaku lahir dari kerja keras seluruh pemain yang mampu mengatasi tantangan besar, terutama kondisi fisik yang terkuras akibat jadwal pertandingan yang sangat padat.
Ini pertandingan yang sangat sulit. Intensitasnya tinggi dan dipenuhi banyak duel serta emosi. Para pemain datang ke laga ini dalam kondisi kelelahan, tetapi malam ini mereka menunjukkan karakter sebagai pejuang. Saya bangga dengan sikap dan kerja keras yang mereka tampilkan di lapangan,
jelas Tavares.
Baca juga:
Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Khawatir Pemain Kena Serangan Jantung
Pelatih asal Portugal itu menilai Persebaya tampil disiplin sepanjang pertandingan. Selain mampu menjaga keunggulan, Green Force juga menciptakan beberapa peluang yang seharusnya dapat memperbesar skor.
"Yang terpenting kami bisa mencetak gol lebih dulu. Kami juga memiliki beberapa peluang untuk menambah keunggulan, tetapi belum mampu memanfaatkannya. Meski begitu, saya sangat puas dengan kerja keras seluruh pemain," jelasnya. (*)