Berkah Persib Bandung di Tengah Prahara Sanksi PSSI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 18 Oktober 2018
Berkah Persib Bandung di Tengah Prahara Sanksi PSSI

Persib Bandung. Foto: @persib

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persib Bandung mendapat berkah di tengah prahara sanksi hukuman Komisi Disiplin (komdis) PSSI yang melarang mereka bermain kandang di Pulau Jawa tanpa penonton sampai akhir musim.

Maung Bandung kembali mendapatkan lisensi sebagai klub profesional dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Kepastian itu disampaikan Club Licensi Committee (CLC) PSSI tertanggal 15 Oktober 2015 lalu.

Dalam surat bernomor 002/CLC-PSSI/X/2018 itu, terdapat tiga keputusan yang menyangkut lisensi profesional dari AFC. Poin utama menyebutkan adalah Komite Klub Lisensi (CLC) menyetujui permohonan lisensi klub profesional dari Persib.

kuswara persib
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, saat menunjukkan lisensi AFC Persib Bandung. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)

"Ini bukti Persib Bandung telah memenuhi syarat dan bagi kami ini sebuah anugerah. Di kala kami sedang menghadapi kendala kaitannya dengan keputusan Komdis tapi di sisi yang berbeda, kami mendapatkan anugerah. Ini yang patut kami syukuri," kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, dilansir BolaSkor.com, Kamis (18/10).

Kuswara menyebut, tidak mudah mendapatkan predikat sebagai klub professional AFC. Sebab, ada lima aspek yang menjadi penilaian serta pertimbangan sehingga sebuah klub bisa dinyatakan sebagai klub profesional. Seperti Sporting, Infrastructure, Personel and Administrative, Legal, serta Finansial.

"Mudah-mudahan lisensi ini memacu tim untuk bisa mempertahankan posisi puncak dan menjadi juara. Sehingga bisa tampil di kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan AFC di musim 2019," tandas Bos Persib itu. (*/BolaSkor.com)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan