MerahPutih.com - Penyerang naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva mengirim sinyal bahaya kepada Timnas Indonesia. Ancaman dimunculkannya jelang duel Malaysia vs Indonesia pada matchday kedua Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin, 28 September.
Penyerang naturalisasi Malaysia itu mengakui bahwa laga tidak akan mudah. Ia singgung kekuatan Timnas Indonesia, terlebih Garuda akan mendapat dukungan penuh dari suporter di kandang sendiri.
Namun, Bergson menegaskan Malaysia tidak datang ke Jakarta untuk menyerah. Harimau Malaya siap menunjukkan cakarnya ketika bentrok di lapangan.
Kami tahu kekuatan Indonesia dan mereka bermain di kandang sendiri dalam kompetisi ini. Tetapi sebagai warga Malaysia, kami harus fokus pada setiap kesempatan yang kami miliki melawan mereka,
kata Bergson dikutip dari Berita Harian.
Baca juga:
Bergson Da Silva: Malaysia Tak Takut Indonesia
Kepercayaan diri Bergson meningkat setelah mencetak gol pada debutnya bersama Malaysia. Pemain berusia 35 tahun itu mencetak gol ketiga saat Harimau Malaya menang 3-0 atas Bangladesh pada laga pembuka Grup A.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-52 setelah menerima umpan Corbin Ong.
Bergson menyadari pertandingan melawan Indonesia membutuhkan motivasi berbeda. Meski begitu, ia percaya Malaysia mampu memberikan perlawanan apabila seluruh pemain mengutamakan kepentingan tim.
"Saya pikir motivasinya berbeda. Jika kita mengumpulkan semua kekuatan kita bersama, kita dapat mencapai apa yang kita inginkan dan itulah mentalitas kita."
"Kami tidak takut pada siapa pun dan akan terus maju untuk mencapai apa yang kami inginkan. Itulah mengapa kami datang ke Jakarta untuk bermain dalam pertandingan seperti ini,"
tegasnya.
Malaysia dan Indonesia Sama-sama Raih Tiga Poin
Malaysia dan Indonesia sama-sama mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan.
Baca juga:
Harimau Malaya menang 3-0 atas Bangladesh, sedangkan Timnas Indonesia menundukkan Singapura 2-0. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin sebelum bentrok di GBK.